Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Kompas.com - 25/09/2020, 09:42 WIB
F (25) tengah diamankan di Mapolres Jeneponto, Sulawesi Selatan atas kasus pembunuhan yang melibatkan suaminya dan kekasih gelapnya. Kamis, (24/9/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.F (25) tengah diamankan di Mapolres Jeneponto, Sulawesi Selatan atas kasus pembunuhan yang melibatkan suaminya dan kekasih gelapnya. Kamis, (24/9/2020).

KOMPAS.com - Polisi menemukan setidaknya ada 12 luka tusukan di tubuh RS (28) warga Jalan Raya Lanto, Kecamatan Bantaeng, kabupaten Bantaeng, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

"Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh anggota di lapangan menemukan fakta bahwa korban diduga merupakan korban pembunuhan dengan dua belas luka tikaman badik di sejumlah bagian tubuh korban" kata AKBP Yudha Kesit Dwijiyanto, Kapolres Jeneponto melalui pesan singkat pada Kamis, (24/9/2020).

Dari hasil penyelidikan, RS diduga dibunuh oleh MR (27), warga Desa Rumbia, karena masalah asmara.

Baca juga: Kalap, Pria Ini Tusuk Selingkuhan Istrinya dengan Badik hingga Tewas

Korban diduga berselingkuh dengan istri pelaku, F (25). Setelah itu, MR mengadang korban yang tepergok sedang memboncengkan istrinya di Jalur Trans Sulawesi, Dusun Lassangtene, Desa Rumbia, pukul 19.00 WIB.

Kesaksian warga

Menurut Rusdi, salah satu warga Desa Rumbia, kejadian itu berawal saat seorang pengendara yang berteriak minta tolong saat melihat korban tergeletak di dekat sepeda motor.

Lalu, warga pun curiga dengan sejumlah luka yang terlihat di tubuha korban.

"Awalnya ada orang melintas yang berteriak minta pertolongan katanya ada korban tabrakan (kecelakaan lalulintas)," kata Rusdi melalui pesan singkat pada Kamis.

Setelah itu, polisi tiba di lokasi dan mengeavakuasi korban ke Rumah Sakit Daerah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang guna menjalani proses otopsi.

Baca juga: Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

 

Pelaku serahkan diri

Ilustrasi penangkapan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi penangkapan.

Sementara itu, Yudha menjelaskan, polisi segera menangkap pelaku setelah mendengar MR menyerahkan diri ke Kepala Desa Rumbai sekitar pukul 21.00 WIB.

Dari keterangan MR, pembunuhan itu dilakukan karena masalah asmara pelaku menduga korban memiliki hubungan asmara dengan isterinya.

MR pun kalap setelah menyaksikan isterinya berboncengan dengan korban hingga akhirnya mengadang korban.

Baca juga: Tersangka Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Kalibata Terancam Hukuman Mati

"Jadi kronologisnya adalah pelaku melihat isterinya berboncengan dengan korban dan saat itulah pelaku mengadang korban dan langsung menikam korban. Isteri pelaku sendiri berhasil kabur dengan menggunakan sepeda motor milik pelaku," tambah Yudha.

Saat ini, F masih diamankan di Mapolres Jeneponto guna menghindari kejadian yang tak diinginkan.

Sementara, MR sendiri terancam Pasal 340 KUHP junto Pasal 338 juncto Pasal 351 Ayat 3 dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara atau seumur hidup.

(Penulis: Kontributor Bone, Abdul Haq | Editor: Khairina)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X