Kompas.com - 25/09/2020, 07:55 WIB
F (25) tengah diamankan di Mapolres Jeneponto, Sulawesi Selatan atas kasus pembunuhan yang melibatkan suaminya dan kekasih gelapnya. Kamis, (24/9/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.F (25) tengah diamankan di Mapolres Jeneponto, Sulawesi Selatan atas kasus pembunuhan yang melibatkan suaminya dan kekasih gelapnya. Kamis, (24/9/2020).

 

JENEPONTO, KOMPAS.com - Seorang pria di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan ditemukan tewas mengenaskan dengan sejumlah luka tusukan.

Warga sebelumnya sempat mengira bahwa korban merupakan kecelakaan lalu lintas hingga akhirnya aparat kepolisian berhasil mengamankan pelaku.

Peristiwa yang terjadi pada pukul 19.00 Wita, Selasa (22/9/2020) di Jalur Trans Sulawesi, Dusun Lassangtene, Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto bermula dari salah seorang pengguna jalan yang meminta pertolongan setelah melihat seorang pria terkapar penuh luka tak jauh dari sebuah sepeda motor.

"Awalnya ada orang melintas yang berteriak minta pertolongan katanya ada korban tabrakan (kecelakaan lalulintas)," kata Rusdi melalui pesan singkat pada Kamis, (24/9/2020).

Baca juga: Kesal Disebut Belum Menikah, Kakek 63 Tahun Tikam Seorang Pedagang

Warga yang berdatangan menemukan kejanggalan lantaran terdapat sejumlah luka tusukan pada tubuh korban hingga akhirnya aparat kepolisian tiba di lokasi guna melakukan proses identifikasi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang guna menjalani proses otopsi.

"Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh anggota di lapangan menemukan fakta bahwa korban diduga merupakan korban pembunuhan dengan dua belas luka tikaman badik di sejumlah bagian tubuh korban" kata AKBP Yudha Kesit Dwijiyanto, Kapolres Jeneponto melalui pesan singkat pada Kamis, (24/9/2020).

Dari hasil penyelidikan, aparat kepolisian kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku MR (27) dan berhasil mengamankannya setelah menyerahkan diri ke rumah Kepala Desa Rumbia pada pukul 21.00 WITA atau berselang satu jam setelah peristiwa berlangsung.

Dari hasil pengembangan terungkap bahwa motif pembunuhan ini berlatar berlakang asmara di mana korban RS (28) berselingkuh dengan isteri pelaku.

Pelaku kalap setelah menyaksikan isterinya berboncengan dengan korban hingga akhirnya mengadang korban.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X