Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Kompas.com - 25/09/2020, 07:35 WIB
Yusril (lima dari kiri) bersama tim kuasa hukumnya usai mendaftarkan gugatannya di PN Madina, Kamis (24/9/2020) HandoutYusril (lima dari kiri) bersama tim kuasa hukumnya usai mendaftarkan gugatannya di PN Madina, Kamis (24/9/2020)

MEDAN, KOMPAS.com - Yusril Mahendra (22) warga Desa Gunungtua Iparpondar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, menggugat Polsek Panyabungan dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina.

Kedua institusi penegak hukum itu digugat karena dinilai melakukan perbuatan melawan hukum.

Cerita Yusril bermula pada Oktober 2017, usai terjadi kasus pencurian di sebuah rumah yang berada di Panyabungan.

Baca juga: KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SPSidik/131/X/2017/Reskrim, Yusril dituduh melakukan pencurian dengan kekerasan sebagaimana di atur dalam Pasal 365 ayat 4 KUHP.

Bantahan Yusril bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui dan tidak terlibat kasus pencurian malah berujung pada intimidasi dan tindakan kekerasan agar dia mengaku.

“Bingung, terintimidasi dan tak kuat menahan siksaan akhirnya ku iyakan semua tuduhan polisi," kata Yusril di Sekretariat Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara, Kamis (24/9/2020).

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 September 2020

Pengadilan Negeri Madina melalui putusan nomor 47/ Pid.B/2018/PN Mdl menyatakan Yusril terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah. Yusril akhirnya divonis 42 bulan penjara.

KontraS Sumut baru mendampingi kasus ini setelah mendapat informasi dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Penyiksaan (SIKAP) pada April 2018.

Hasil investigasi, ditemukan banyak kejanggalan dalam kasus yang menimpa Yusril.

"Kami memutuskan menjadi kuasa hukum Yusril dan melakukan upaya hukum banding,” kata Ali Isnandar, staf advokasi KontraS Sumut.

Upaya tersebut tidak sia-sia. Pada Juli 2018, Pengadilan Tinggi Medan melalui putusan nomor 504/Pid/2018/PT MDN membatalkan putusan PN Madina Nomor 47/Pid.B/2018/PN Mdl.

Yusril dibebaskan dari segala dakwaan dan dikeluarkan dari tahanan.

Tak terima dengan putusan itu, Kejaksaan Negeri Madina mengajukan kasasi pada 9 Agustus 2018.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Regional
Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X