Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Kompas.com - 24/09/2020, 20:52 WIB
Bupati Maluku Tenggara, Muahamd Taher Hanubun saat diwawancarai wartawan di depan Kantor Gubernur Maluku, Kamis malam (24/9/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYBupati Maluku Tenggara, Muahamd Taher Hanubun saat diwawancarai wartawan di depan Kantor Gubernur Maluku, Kamis malam (24/9/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Bupati Maluku Tenggara  Muhamad Taher Hanubun mengatakan, pandemi Covid-19 memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat di wilayah itu.

Taher yakin masyarakat Maluku Tenggara bisa bertahan meski pasokan beras dari luar daerah tak masuk wilayah tersebut. Sebab, warganya rajin berkebun menanam tanaman pangan lokal.

“Kalau dihentikan, kita masih ada makanan, sebab kesadaran masyarakat Maluku Tenggara untuk mengelola kebun sudah sangat meningkat saat Covid-19,“ ungkap Taher di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (24/9/2020) malam.

Untuk menghadapi Covid-19, pemerintah dan masyarakat Maluku Tenggara telah meningkatkan kemandirian di sektor ekonomi dan memanfaatkan lahan kosong untuk perkebunan lokal.

Baca juga: Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

“Makanya dari situ saya  berani bilang, dengan tidak mengurangi rasa hormat, kepada kabupaten/kota lain, kita akan tetap aman, walau pengiriman beras ke Maluku dihentikan,” jelasnya.

Menurutnya, kesadaran masyarakat mengantisipasi krisis pangan saat pandemi sangat tinggi. Warga Maluku Tenggara, kata dia, gencar berkebun dan menanam pangan lokal.

Bahkan, warga yang tak pernah berkebun pun ikut mengolah lahan mereka. Mereka menanam berbagai pangan lokal seperti ubi, keladi, dan tanaman lain.

“Salah satu contoh yang ada, yakni di wilayah Kei Besar Selatan Barat, kita lihat saja, warga selama ini jarang berkebun. Sekarang lahannya sudah sangat lebar dibikin kebun semua,” ujarnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X