KPU Tasikmalaya: Paslon Pilkada Diminta Kampanye Secara "Online", atau Kena Sanksi

Kompas.com - 24/09/2020, 19:53 WIB
KPU Kabupaten Tasikmalaya telah resmi menetapkan nomor urut bagi keempat pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada Serentak 2020 digelar sesuai protokol kesehatan di Hotel Santika, Tasikmalaya, Kamis (24/9/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKPU Kabupaten Tasikmalaya telah resmi menetapkan nomor urut bagi keempat pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada Serentak 2020 digelar sesuai protokol kesehatan di Hotel Santika, Tasikmalaya, Kamis (24/9/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya, telah merampungkan tahapan Pilkada pengundian nomor urut bagi empat pasangan calon (paslon) yang digelar di Hotel Santika Tasikmalaya, Kamis (24/9/2020).

Selanjutnya keempat paslon diminta lebih banyak berkampanye lewat sistem online atau daring saat pelaksanaan Pilkada di masa pandemi corona.

"Ya, ada yang berbeda sekarang dalam tahapan kampanye di masa pandemi yang akan dimulai pada tanggal 26 September 2020. Keempat paslon diminta memakai media kampanye daring selain baligo dan spanduk. Dalam peraturan KPU sekarang sudah tidak ada lagi kampanye tatap muka," jelas Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Zamaludin, kepada wartawan, Kamis petang.

Baca juga: Dua Anggota Geng Motor Perusak Madrasah di Tasikmalaya Ditangkap

Pengundian nomor urut hanya dihadiri oleh tiga orang yakni para pasangan calon dan 1 orang Liaison Officer (LO) tiap pasangan dilaksanakan dengan penjagaan ketat petugas Kepolisian sesuai protokol kesehatan.

Keempat paslon Pilkada Tasikmalaya resmi dengan nomor urut 1 pasangan Azis Rismaya Mahfud-Haris Sanjaya, nomor urut 2 Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin, nomor urut 3 Cep Zamzam Nur-Fadil Karsoma dan nomor urut 4 Iwan Saputra-Iip Miftahul Paos.

"Jika nanti ada dari keempat pasangan calon ini tak mematuhi kampanye yang tak sesuai protokol kesehatan akan langsung dikenakan sanksi," tambah Zamzam.

Baca juga: Pilkada Tasikmalaya Resmi Diikuti 4 Paslon, Pemberitahuan Disampaikan Langsung ke Markas Calon

Seusai pengundian nomor urut paslon selesai, tambah Zamzam, keempat paslon langsung menandatangani fakta integritas akan mematuhi berbagai tahapan Pilkada sesuai protokol kesehatan.

Langkah ini demi menyelamatkan masyarakat dari penyebaran wabah Covid-19 saat pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang baru.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

Regional
Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Regional
Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Regional
Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Regional
2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

Regional
Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Regional
Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Regional
'Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas'

"Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas"

Regional
'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

"Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

Regional
Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Regional
Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Regional
'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

"Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

Regional
Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X