Pemprov DIY Izinkan SMK dan Kampus Gelar Praktikum Tatap Muka

Kompas.com - 24/09/2020, 17:18 WIB
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui di kantor Gubernur kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoSekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui di kantor Gubernur kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY) memperbolehkan sekolah menengah kejuruan ( SMK) dan universitas kembali menggelar proses pembelajaran tatap muka.

Namun, belajar tatap muka hanya boleh dilakukan untuk mata pelajaran atau mata kuliah yang perlu praktik.

"Ada pelajaran yang tidak bisa diajarkan melalui daring seperti praktik ini. Misalnya ada praktik mengebor, mungkin mempunyai alat di rumah tetapi kalau dipraktikkan tanpa pengawasan malah berbahaya," kata Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (24/9/2020).

Baca juga: Ada Mahasiswa yang Positif Covid-19, UPN Veteran Yogyakarta Hentikan Ujian Tatap Muka

Meski belajar tatap muka untuk mata pelajaran atau mata kuliah praktik sudah diperbolehkan, Kadarmanta mengingatkan, prosesnya harus berlangsung secara bertahap. 

Sekolah dan kampus yang ingin kembali menggelar praktik juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona secara ketat.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah V Daerah Istimewa Yogyakarta Fathul Wahid menyebut waktu ideal menggelar kuliah tatap muka pada September 2021.

Menurut Fathul, kuliah tatap muka masih berisiko besar, karena 70 persen mahasiswa DIY berasal dari luar daerah.

"Kalau yang 70 persen itu ada yang berasal dari zona merah kan bisa bermasalah. Kami membuat rencana, tetapi tetap melihat perkembangan," katanya kepada wartawan, Selasa (1/9/2020).

Baca juga: Sri Sultan HB X Cek Kesiapan Rusunawa Bener Yogyakarta

Dia meyakini pihak kampus belum siap menerapkan kuliah tatap muka secara penuh pada September mendatang.

"Kalau pandangan saya 100 persen dilakukan tahun depan," ujarnya.

Dikatakan Fathul, kemungkinan perkuliahan akan digelar secara kombinasi, yakni luring dan daring.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X