Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemkot Langsa Sangat Kehilangan

Kompas.com - 24/09/2020, 14:34 WIB
Ilustrasi pasien corona, virus corona, Covid-19 Shutterstock/Kobkit ChamchodIlustrasi pasien corona, virus corona, Covid-19

LANGSA, KOMPAS.com - Dokter senior Nuchsan Umar Lubis dilaporkan meninggal dunia karena terpapar virus Covid-19 di Rumah Sakit Bunda Thamrin, Medan, Sumatera Utara, Kamis (24/9/2020).

Dokter spesialis anak itu bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa dirawat bersama istrinya, Arlina Yunita, sejak 18 September 2020 di rumah sakit tersebut.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Langsa, Yanis, dihubungi per telepon, menyebutkan, dokter senior itu mengalami sakit dan flu sehingga berinisiatif berobat ke rumah sakit.

Baca juga: 31 Dokter dan Perawat di RSUD Langsa Positif Covid-19, Sejumlah Ruang Ditutup

Saat ini, sang istri masih dirawat di rumah sakit tersebut.

“Ini dalam perjalanan dibawa jenazahnya dari Medan ke Langsa. Nanti dimakamkan sesuai protokol Covid-19 di pemakaman keluarga Desa Lhok Banie, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa,” kata Yanis.

Dia menyebutkan, Nuchsan sangat dikenal sebagai dokter paling senior dan spesialis anak tertua di Kota Langsa.

Seluruh jajaran Pemerintah Kota Langsa, sambung Yanis, sangat merasa kehilangan dokter tersebut.

Baca juga: 4 Dokter IGD di RSUD Langsa Positif Terjangkit Virus Corona

Rencananya, semua tenaga medis RSUD Langsa berbaris di pinggir jalan untuk memberi penghormatan terakhir saat mobil ambulans yang membawa jenazah dokter tersebut melintas.

“Kami sangat kehilangan. Ini kasus pertama dokter di Langsa meninggal dunia terpapar Covid,” pungkas Yanis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjuangan Sertu Palemba Saat Gempa, Dekap Anak Istri Ketika Bangunan Runtuh

Perjuangan Sertu Palemba Saat Gempa, Dekap Anak Istri Ketika Bangunan Runtuh

Regional
Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Regional
Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Regional
Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Regional
Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Regional
Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X