Rumah, Kendaraan hingga Masjid di Sukabumi Tertimpa Pohon Tumbang

Kompas.com - 24/09/2020, 10:42 WIB
Tim BPBD dan masyarakat membersihkan pohon tumbang menimpa bangunan Masjid di Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2020). DOK : BPBD KOTA SUKABUMITim BPBD dan masyarakat membersihkan pohon tumbang menimpa bangunan Masjid di Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Jawa Barat, kembali menyisir sejumlah lokasi yang terdampak bencana, Kamis (24/9/2020).

Sebelumnya, hujan dan angin kencang membuat pohon tumbang di Kota Sukabumi, Rabu (23/9/2020) sore.

Lokasi terdampak yakni di wilayah Kecamatan Cikole, Gunungpuyuh, Cibeureum dan Warudoyong.

Baca juga: Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang akibat Angin Kencang di Sukabumi

Akibat bencana tersebut, sedikitnya 60 unit rumah mengalami kerusakan pada bagian atap.

Pepohonan tumbang menimpa rumah, masjid dan kendaraan bermotor.

"Tim PB sudah berada di salah satu lokasi di Kecamatan Cibeureum untuk membersihkan pohon tumbang menimpa bangunan masjid," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Imran Wardhani saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Fenomena Hujan Es di Kota Cimahi, Ini Penyebabnya

Menurut dia, rencananya Tim Penanggulangan Bencana BPBD Kota Sukabumi akan menyisir kembali lokasi-lokasi terdampak hujan dan angin kencang.

"Tim PB bergerak bersama masyarakat membersihkan material-material bekas hujan angin kemarin sore," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, pohon tumbang terjadi di 11 lokasi berbeda.

Beberapa di antaranya di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin dan sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI).

Selain itu, hujan juga menyebabkan tanah longsor di wilayah Kecamatan Cikole.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X