Kompas.com - 24/09/2020, 09:43 WIB
Ilustrasi gelombang laut KOMPAS.com/ JunaediIlustrasi gelombang laut

PADANG, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Teluk Bayur, Sumatera Barat, mengeluarkan peringatan waspada gelombang laut 2-3 meter bagi nelayan di sejumlah perairan.

BMKG memperkirakan gelombang laut 2-3 meter hari ini terjadi di perairan barat Pulau Pagai, Pulau Sipora dan Siberut Mentawai, perairan Samudera Hindia di bagian barat Mentawai.

"Benar, cuaca sekarang cukup ekstrem dan nelayan diminta waspada karena ada sejumlah perairan yang tinggi gelombang lautnya sampai 3 meter," kata Kepala BMKG Stasiun Maritim Teluk Bayur Syafrizal saat dihubungi Kompas.com, Kamis (24/9/2020).

Baca juga: Longsor di Kelok Jariang Putus Akses Transportasi Kota Padang-Pesisir Selatan

Menurut Syafrizal, gelombang laut dengan ketinggian 3 meter itu bisa mengancam jiwa nelayan yang nekat melaut.

Untuk kapal nelayan saja, menurut Syafrizal, gelombang laut dengan ketinggian 1,25 meter sudah berisiko tinggi.

"Apalagi jika gelombang lautnya sampai 3 meter, tentu berbahaya," kata Syafrizal.

Baca juga: Suami Bupati Bogor Meninggal Dunia di RSUD Ciawi

Syafrizal mengimbau nelayan untuk memperhatikan informasi cuaca dan iklim dalam menjalankan aktivitas melaut.

Informasi cuaca dan iklim sangat penting bagi nelayan agar tidak terjebak saat melakukan aktivitas di tengah laut.

Syafrizal mengatakan, pihaknya terus menyosialisasikan pentingnya informasi cuaca dan iklim pada nelayan.

"Sosialisasi soal pentingnya informasi cuaca dan iklim telah kita lakukan melalui program Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN)," kata Syafrizal.

Dalam program SLCN yang ketiga kalinya itu, Syafrizal mengatakan, pihaknya memberikan pemahaman kepada nelayan terkait pentingnya informasi cuaca dan iklim.

"Kondisi Sumbar saat ini tidak menentu. Kadang-kadang ekstrem dan kadang-kadang baik, seperti hari ini hujan lebat," kata Syafrizal.

Selain itu, BMKG juga memperkenalkan peralatan pengamatan cuaca maritim serta display informasi cuaca.

"Nelayan juga diajak dan dikenalkan dengan beberapa peralatan pengamatan cuaca maritim dan juga display informasi cuaca maritim yang telah terpasang di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus," kata Syafrizal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X