Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/09/2020, 18:11 WIB

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Calon kepala Desa Clarak, Kecamatan Leces, Jamil memenangkan gugatan tingkat banding di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. 

Jamil menggugat panitia pemilihan kepala Desa Clarak dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo agar menggelar pemilihan ulang.

Baca juga: Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?

Ia mengaku dirugikan karena bupati melantik kepala desa saingannya, Imam Hanafi.

"Pada November 2019 lalu di desa kami melaksanakan pilkades dengan lima calon. Suara saya dan Imam Hanafi sama, yakni 428 suara. Panitia memenangkan Imam karena sebaran suaranya lebih banyak di dusun, suara saya juga banyak sebarannya di dusun," kata Jamil saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/9/2020).

Jamil tak terima dengan keputusan itu. Namun, ia tak mau menimbulkan kegaduhan. Jamil pun melayangkan gugatan ke PTUN Surabaya.

"Di tingkat pertama pihak kami kalah. Namun dalam tingkat banding, pihak kami dimenangkan. Saya harap dengan kemenangan pihak kami, pihak lainnya mau mematuhi hasil keputusan pengadilan, yaitu menggelar pilkades ulang," jelas Jamil.

Kuasa hukum Jamil, Mustofa mengatakan, isi gugatan kliennya adalah menggelar pilkades ulang di Desa Clarak dan menganulir keputusan bupati melantik Imam.

"Dengan kemenangan Jamil, kami berharap agar bupati cepat mengeksekusi hal ini. Karena apabila keputusan dari hakim tidak diindahkan sampai batas waktu ditentukan, tentunya akan ada implikasi hukum," jelas Mustofa.

Dalam foto berkas yang ditunjukkan Muustofa, vonis PTUN Surabaya turun pada 2 September 2020.

Kabag Hukum Pemkab Probolinggo Priyo Siswoyo mengatakan, pihaknya baru menerima surat pemberitahuan putusan banding, pada Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta Depresi, Trauma Pergi Sendirian

Dalam amar putusan tersebut, kata Priyo, salah satunya perintah untuk membatalkan keputusan panitia Pilkades Clarak.

"Putusan banding tersebut belum final. Kami kuasa hukum diberi waktu 14 hari untuk melakukan upaya hukum. Jadi akan kami pelajari dan kaji, upaya hukum apa yang akan kami lakukan," kata Priyo melalui pesan singkat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Regional
Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Regional
Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Regional
Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Regional
Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Regional
Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Regional
Kali Semarang Akan Direstorasi Guna Perbaiki Penataan Kawasan Pecinan

Kali Semarang Akan Direstorasi Guna Perbaiki Penataan Kawasan Pecinan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.