Selundupkan 200 Kg Merkuri, Pasangan Suami Istri Ditangkap di Depan Kantor Polisi

Kompas.com - 23/09/2020, 17:35 WIB
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Polresta Pulau AMbon, Rabu (23/9/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Polresta Pulau AMbon, Rabu (23/9/2020)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Suami istri asal Maluku, LAL (40) dan WJ (42) yang menyelundupkan 200 kg merkuri ditangkap saat melintas di depan Polsek Sirimau pada Rabu (23/9/2020).

Merkuri seberat 200 kilogram mereka simpan dalam 25 botol bekas air dan diangkut mobil Avanza dari Desa Ureng, Kecamatan Leihitu menuju Kota Ambon.

Menurut Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, penangkapan tersebut terungkap setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat jika pelaku akan melintas dengan membawa 200 kg merkuri.

Baca juga: Selundupkan 200 Kg Merkuri, Pasutri di Maluku Ditangkap Polisi

Petugas Polsek yang berjaga di jalan langsung menghentikan mobil Avanza dan melakukakan penggeledahan.

Dari hasil pemeriksaan, LAL dan WJ mengaku mendapatkan 200 kg merkuri tersebut dari Pulau Seram. Rencananya, barang kimia tersebut akan dijual ke Kota Ambon.

“Saat pemeriksaan didapati barang bukti berupa 200 kg merkuri yang di simpan di dalam 25 botol bekas air mineral,” ungkap Leo, kepada wartawan di Kantor Polresta Puau Ambon, Rabu.

Baca juga: 2 ABK Penyelundup 1,7 Ton Merkuri yang Lompat ke Laut Kabur ke Hutan Menyerahkan Diri

Pasangan suami istri tersebut langsung ditetapkan sebagi tersangka dan mereka ditahan di tempat terpisah.

LAL di tahan di Polsek Leihitu dan tersangka WJ dititipkan di Polsek Pelabuhan Ambon.

“Kedua tersangka telah ditahan begitu pun barang bukti telah diamankan saat ini,” ujar dia.

Pasangan suami istri tersebut dijerat dengan Pasal 158 Undang-Undang Minerba.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Rahmat Rahman Patty | Editor: Robertus Belarminus)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Regional
Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Regional
AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X