Pajero Tabrakan dengan Honda HRV, Seorang Dokter Mata Tewas

Kompas.com - 23/09/2020, 15:04 WIB
1. Korban Dokter Rika Anggraeni dievakuasi warga dari kendaraan Honda HRV ke kendaraan pikap yang membawanya ke rumah sakit

2. Polisi lalulintas dari Polres Ogan Ilir melakukan olah TKP di lokasi kejadian. AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG1. Korban Dokter Rika Anggraeni dievakuasi warga dari kendaraan Honda HRV ke kendaraan pikap yang membawanya ke rumah sakit 2. Polisi lalulintas dari Polres Ogan Ilir melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

INDRALAYA, KOMPAS.com - Kecelakaan maut yang menyebabkan seorang dokter mata wanita bernama Rika Anggraeni (36) tewas.

Kecelakaan itu terjadi di jalan lintas tengah (jalinteng) Palembang-Prabumulih titik Desa Payakabung kilometer 37, Ogan Ilir, pada Selasa (22/2020) kemarin.

Dari video amatir terlihat sejumlah warga sedang mengevakuasi tubuh korban dari kendaraan yang ia tumpangi ke sebuah mobil pikap untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

Namun korban Rika Anggraeni, warga Jalan Riau, Nomor 15, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Sumatera Selatan, yang sedang mengambil program Strata 2 spesialis mata di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya itu, akhirnya meninggal di rumah sakit.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Proyek Tol Cisumdawu Sumedang, 2 Tewas 4 Luka-luka

Polisi yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan penyelidikan.

Kanit Laka Satlantas Polres Ogan Ilir Ipda Iwan Heri mengatakan, kecelakaan berawal saat kendaraan Pajero Sport dengan nomor polisi BG 1350 TG yang dikendarai Azom Romli (41), warga Desa Soak Batok, Ogan Ilir, tengah melaju dari Indralaya menuju Prabumulih.

Tiba di Desa Parit kilometer 37, melaju dari arah berlawanan truk truk yang mengambil jalur yang salah.

Untuk menghindari terjadi tabrakan, pengemudi pajero Azom Romli banting setir ke kiri.

Saat hendak kembali ke jalur, ban Pajero tergelincir sehingga lepas kendali dan menabrak mobil Honda HRV BG 833 R yang dikendarai Bambang Suryadi, warga Palembang.

Kerasnya tabrakan membuat mobil Honda HRV terbalik sehingga Rika Anggraeni yang duduk tepat di belakang sopir mengalami luka di kepala belakang, pendarahan hidung dan mulut, robek bibir dan lecet bagian muka. Kondisi korban juga tidak sadarkan diri sesaat setelah kejadian.

Warga sekitar memberi pertolongan dengan mengevakuasi korban dengan pikap menuju rumah sakit di Indralaya.

"Karena luka korban cukup parah akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Palembang untuk mendapat perawatan intensif, namun nyawa korban tidak terselamatkan dan meninggal di rumah sakit di Palembang," jelas Iwan Heri.

Baca juga: 2 Warga Surabaya Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Boyolali

Kasus ini masih dalam penyelidikan aparat Satlantas Polres Ogan Ilir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X