Kisah Hery Pencetus Batik Motif Majalengka, Pernah Tak Dilirik Bupati tetapi Terkenal di Luar Kota

Kompas.com - 23/09/2020, 14:28 WIB
Hery Suhersono (kiri) dan isterinya (kanan) saat menunjukan batik hasil karyanya. Kompas.com/ALWIHery Suhersono (kiri) dan isterinya (kanan) saat menunjukan batik hasil karyanya.

Dari forum ilimiah namanya mulai dikenal

Sebelum ia menjadi maestro batik di kotanya, Hery Suhersono sering mengisi forum-forum ilmiah. Forum tersebut digelar di kampus-kampus hingga lembaga pemerintahan ataupun swasta.

Ironisnya, forum ilmiah yang diisi Hery berasal dari luar Kota Majalengka.  

"Semua di luar kota, bukan di kota saya Majalengka. Saat itu saya mengisi lalu dikontrak BI (Bank Indonesia) untuk mengurus kampung batik binaan lembaga tersebut," kata Hery.

Hery juga menjelaskan, ia juga disuruh mengikuti pameran batik di Bentara Budaya pada 2006-2007.

Pada pameran itu, Hery mengangkat tema "Kotaku Nyaris Tenggelam dan Menginovasi Mengetuk Hati".

"Akhirnya berdasarkan Keppres SBY Nomor 33 Tahun 2009 tentang batik menguatkan saya. Saya menjadi yakin batik akan menjadi tambah dikenal di kota-kota," terang Hery.

Kini di tangannya tersebut, motif-motif batik bertema Majalengka telah lahir, seperti Simbar Kencana, Nyi Rambut Kasih, Kota Angin, Kembang Kapas, Beunteur, Nguseup, dan Telaga Manggung. Sebagian karya dibuat Hery berlatar belakang sejarah dan budaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena saya mengungkap identitas, maka harus mendalami dulu hal-hal sejarahnya ataupun budayanya. Jadi sering-sering diskusi dengan budayawan atau para sesepuh. Menggali artefak misalnya, dari situ muncul pengetahuan atau ide karya," kata Hery.

Baca juga: Cerita Istri soal Batik Achmad Yurianto dan Masker Buatan Sendiri...

Kini Hery telah sukses membatik, dan salah satu karya batiknya, motif Angin, telah dipakai untuk seragam dinas oleh Pemkab Majalengka dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Bersama istrinya, Uti Sayuti, kini Hery fokus mengurus butik di Jalan Raya Panyingkiran Majalengka, Jawa Barat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.