Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Kompas.com - 23/09/2020, 07:29 WIB
Seorang anggota polisi bersiap menjalani tes usap oleh petugas medis berpakaian pelindung diri lengkap di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tegal, Selasa (22/9/2020). KOMPAS.com/Tresno SetiadiSeorang anggota polisi bersiap menjalani tes usap oleh petugas medis berpakaian pelindung diri lengkap di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tegal, Selasa (22/9/2020).

TEGAL, KOMPAS.com - Sedikitnya seratusan anggota polisi dari Polres Tegal Kota menjalani tes usap atau swab test massal yang digelar selama dua hari di Dinas Kesehatan Kota Tegal, Selasa-Rabu (22-23/9/2020).

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tegal, Jawa Tengah, Siti Halamah mengatakan, hari pertama, Selasa, tes telah diikuti 60 anggota polisi.

"Keseluruhan ada 110 polisi yang dijadwalkan dua hari. Tadi 60, besok jadwalnya untuk sekitar 50 anggota,” kata Halamah, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Pemerintah Perbanyak Tes Swab di 9 Provinsi Ini

Halamah mengatakan, upaya screening memang dijalankan Dinas Kesehatan untuk menyasar kelompok berisiko.

"Dan polisi ini juga beresiko, mobilitas tinggi mengingat berada di garda depan pelayanan ke masyarakat," kata Halamah.

Menurutnya, screening dengan tes massal memang sedang digencarkan Pemkot Tegal.

"Screening ini merupakan langkah penting dalam rangka mencegah penularan terutama pada kelompok masyarakat yang berisiko," tambahnya.

Baca juga: Camat Ajak Keluarga Mahasiswa Positif Corona Jalani Swab

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo mengatakan, screening terhadap ratusan personel dilaksanakan sesuai Surat Telegram (TR) dari Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi

"Terlebih belakangan ini kita banyak melakukan sosialisasi protokol kesehatan ke beberapa tempat yang diindikasi menjadi penyebaran Covid,” kata Rita.

Rita berharap, hasil pemeriksaan seluruh anggotanya bisa keluar negatif Covid-19.

"Tentu harapannya semua sehat. Jika ada yang positif langsung isolasi mandiri, dan kita tracing kontaknya," tambah Rita.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peluk Anak Istri Saat Atap Runtuh karena Gempa, Sertu Palemba Korbankan Punggungnya

Peluk Anak Istri Saat Atap Runtuh karena Gempa, Sertu Palemba Korbankan Punggungnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2021

Regional
BPBD DIY Tak Mau Terburu-buru Pulangkan Pengungsi Gunung Merapi

BPBD DIY Tak Mau Terburu-buru Pulangkan Pengungsi Gunung Merapi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 Januari 2021

Regional
Maling Bobol Rumah Satu Keluarga Korban Sriwijaya Air, Warga: Tega, Biadab, Padahal Lagi Berduka

Maling Bobol Rumah Satu Keluarga Korban Sriwijaya Air, Warga: Tega, Biadab, Padahal Lagi Berduka

Regional
Banjir di Halmahera Utara, Ribuan Warga Bertahan di Sejumlah Titik Pengungsian

Banjir di Halmahera Utara, Ribuan Warga Bertahan di Sejumlah Titik Pengungsian

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Nilai PPKM Tebang Pilih dan Kurang Tegas

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Nilai PPKM Tebang Pilih dan Kurang Tegas

Regional
Saat Kegiatan Masyarakat Dibatasi, Oknum PNS Ini Malah Mabuk dengan LC di Tempat Karaoke

Saat Kegiatan Masyarakat Dibatasi, Oknum PNS Ini Malah Mabuk dengan LC di Tempat Karaoke

Regional
Gunung Semeru Erupsi, Hujan Abu Guyur Probolinggo, Warga Keluhkan Mata Perih

Gunung Semeru Erupsi, Hujan Abu Guyur Probolinggo, Warga Keluhkan Mata Perih

Regional
Angin Kencang Landa Majene, Tenda Pengungsi Beterbangan, Korban Gempa: Di Mana Lagi Kami Berlindung?

Angin Kencang Landa Majene, Tenda Pengungsi Beterbangan, Korban Gempa: Di Mana Lagi Kami Berlindung?

Regional
Mengungkap Fakta Tewasnya Perempuan Asal Jabar Tanpa Busana di 'Homestay' Bali

Mengungkap Fakta Tewasnya Perempuan Asal Jabar Tanpa Busana di "Homestay" Bali

Regional
Longsor di Tanah Laut Kalsel, 6 Korban Tewas Ditemukan Usai 3 Hari Pencarian

Longsor di Tanah Laut Kalsel, 6 Korban Tewas Ditemukan Usai 3 Hari Pencarian

Regional
7 Korban Longsor Sumedang Kembali Ditemukan, 8 Masih Dicari

7 Korban Longsor Sumedang Kembali Ditemukan, 8 Masih Dicari

Regional
Jeritan Pengungsi Majene: Bantuan Hanya di Tenda Besar, Air Bersih dan Susu Bayi Kurang

Jeritan Pengungsi Majene: Bantuan Hanya di Tenda Besar, Air Bersih dan Susu Bayi Kurang

Regional
Sempat Diperbaiki, Jembatan Mataraman di Kabupaten Banjar Kalsel Kembali Terputus

Sempat Diperbaiki, Jembatan Mataraman di Kabupaten Banjar Kalsel Kembali Terputus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X