Kompas.com - 22/09/2020, 18:44 WIB
Pegawai BRI Dolopo-Madiun digiring menuju mobil tahanan setelah diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi dana nasabah dengan kerugian negara Rp 2,1 M KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIPegawai BRI Dolopo-Madiun digiring menuju mobil tahanan setelah diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi dana nasabah dengan kerugian negara Rp 2,1 M

MADIUN, KOMPAS.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun Agung Mardiwibowo mengatakan, penyidik sedang mengejar aset tersangka RS, pegawai BRI cabang Dolopo-Madiun yang diduga melakukan korupsi terhadap uang nasabah sebesar Rp 2,1 miliar.

Aset RS, kata Agung, akan disita untuk mengganti kerugian negara sebesar Rp 2,1 miliar.

“Jaksa sementara mengejar aset-aset tersangka RS yang didapatkan dari hasil korupsi. Apakah di situ dia mendapatkan aset dari hasil kejahatannya. Bila terdapat aset yang dimiliki tersangka dari hasil kejahatan maka akan disita untuk dikonversi pengganti rugi uang yang dikorupsi,” kata Agung kepada Kompas.com, Selasa (22/9/2020) siang.

Agung bekerja sama dengan beberapa instansi terkait untuk melacak aset RS.

Agung menegaskan, RS harus mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 2,1 miliar. Jika tidak mampu membayar, kerugian negara itu diganti dengan hukuman penjara yang bakal diputuskan hakim pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor).

Baca juga: Buat Rekening Fiktif, Pegawai BRI Ambil Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola

“Kalau dia tidak mengembalikan kerugian keuangan negara maka hukuman penjaranya akan lebih lama lagi,” jelas Agung.

Menyoal hanya ada satu tersangka dalam kasus ini, Agung mengatakan, RS terbukti melakukan tindakan tersebut sendirian.

“Dia lakukan sendiri dan dia masukkan sendiri. Jadi dia melakukan sendiri gitu. Dia itu kan tukang mencari nasabah. Untuk mengurus pinjaman itu harus melewati dia semua hingga pencarian. Jadi dia dengan leluasa,” ujar Agung.

Kejaksaan juga telah menelisik pengawas RS di kantornya.

“Kalau mau ditarik pengawasnya bisa masuk, namun dia tidak mendapatkan apa pun dari (RS) dan tidak tahu sama sekali. Kami menyidik orang yang paling bertanggung jawab dalam kasus ini,” ungkap Agung.

Agung menduga uang hasil korupsi itu habis digunakan untuk judi online sepak bola.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X