Megawati dan Puan Maharani Bakal ke Solo untuk Kampanyekan Gibran

Kompas.com - 22/09/2020, 18:14 WIB
Bakal calon Wakil Wali Kota Teguh Prakosa, Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo, bakal calon Wali Kota Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Tim Pemenangan Putut Gunawan dalam konferensi pers di Kantor DPC PDI-P Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBakal calon Wakil Wali Kota Teguh Prakosa, Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo, bakal calon Wali Kota Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Tim Pemenangan Putut Gunawan dalam konferensi pers di Kantor DPC PDI-P Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Sejumlah tokoh nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P) akan dihadirkan sebagai juru kampanye (jurkam) pasangan calon, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa, di Pilkada Solo 2020.

Ketua Tim Pemenangan Gibran-Teguh, Putut Gunawan, mengatakan tokoh nasional yang akan dihadirkan sebagai jurkam itu antara lain, Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Ketua DPP PDI-P Puan Maharani, Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto, Ketua DPD PDI-P Jateng Bambang Wuryanto dan seluruh anggota DPR RI dari Dapil Solo.

"Tokoh nasional itu sudah kita list. Bahwa beliau-beliau bisa hadir atau tidak dalam waktu yang mepet ini, itu akan tergantung pada kelonggaran jadwal beliau-beliau dan juga prioritas pengarahan beliau-beliau. Apakah Solo prioritas untuk didatangi atau daerah lain yang lebih lemah mungkin yang menjadi prioritas," kata Putut di Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Selain jurkam dari tokoh nasional, lanjut Putut, tokoh PDI-P dari Provinsi Jawa Tengah juga dipastikan akan ikut dalam mengkampanyekan pasangan Gibran-Teguh di Solo.

Bahkan, tokoh nasional dari partai politik (parpol) pendukung meminta untuk dihadirkan untuk ikut mengkampanyekan pasangan Gibran-Teguh.

"Pengurus dari DPP maupun Provinsi itu menyatakan ingin hadir di Solo. Saya kira nanti semoga bisa terlaksana. Sehingga proses Pilkada di Solo bisa menjadi dinamika menarik bagi kebersamaan dalam membangun koalisi politik di tingkat nasional," ujar dia.

Putut menjelaskan tidak menggunakan tokoh yang hadir dalam kampanye Gibran-Teguh sebagai figur untuk menarik massa.

Baca juga: Berkas Pendaftaran Calon Penantang Gibran di Pilkada Solo Dinyatakan Lengkap

Hanya untuk mempertebal keyakinan dalam kampanye memenangkan pasangan Gibran-Teguh.

Berkaca pada perolehan suara di Pileg 2019, Putut berujar PDI-P bersama seluruh partai politik pendukung menargetkan kemenangan pada Pilkada Solo 2020 sebesar 85 persen.

"Dengan memperhitungkan variabel-variabel lain, relawan, magnet dari Mas Gibran dan Jokowi effect-nya kita optimis bisa 90 persen suara," terang Putut.

Baca juga: Mengenal Tikus Pithi, Ormas Pendukung Paslon Penantang Gibran di Pilkada Solo: Kami Bukan Boneka

Terpisah, calon wali kota Solo, Gibran mengatakan, tersanjung atas bersedianya Ketum PDI-P Megawati menjadi jurkam dirinya di Pilkada Solo 2020.

"Iya, pasti (tersanjung). Pasti saya akan terbantu dengan kehadiran beliau," kata Gibran.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X