Satu Korban Banjir Bandang Cicurug Sukabumi Masih dalam Pencarian

Kompas.com - 22/09/2020, 15:48 WIB
Suasana saat banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Senin (21/9/2020). Tampak sebuah mobil terseret arus dan dua orang terbawa hanyut air sungai yang meluap. 
ANTARA/ADITYA ROHMANSuasana saat banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Senin (21/9/2020). Tampak sebuah mobil terseret arus dan dua orang terbawa hanyut air sungai yang meluap.

BANDUNG, KOMPAS.com - Tim Sar gabungan berhasil menemukan dua orang hilang terbawa hanyut banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Satu orang masih dalam pencarian.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan bahwa pihak kepolisian beserta Pemerintah Daerah setempat telah membangun posko bencana di sekitar lokasi banjir bandang.

Angoota Polres Sukabumi dan Jajaran Polsek membantu melakukan masyarakat yang terdampak, bahkan bantuan pun telah disiapkan Polda Jabar.

Baca juga: Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

"Polda sudah menyiapkan bantuan, tapi kita tunggu informasi selanjutnya dari polres," kata Erdi di Mapolda Jabar, Selasa (22/9/2020).

Terkait dugaan orang hilang terseret banjir bandang, Erdi mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang didapatkannya, saat ini satu orang masih dalam pencarian.

"Satu masih dalam pencarian," ujar Erdi.

Sementara itu dalam keterangannya, SAR Mission Coordinator (SMC) dan juga Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jakarta Hendra Sudirman menjelaskan bahwa ada dua orang korban terseret banjir bandang yang ditemukan timnya.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Adapun dua korban diketahui bernama Jeje (58) dan Hasyim (70) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dua korban hanyut ini ditemukam di dua lokasi berbeda. Korban pertama atas nama Jeje ditemukan di daerah Tenjo Jaya Lewuliar dalam keadaan meninggal dunia. 

kemudian korban kedua atas nama Hasyim ditemukan di daerah Parung Kuda dalam keadaan meninggal dunia.

"Sedang korban ketiga atas nama Anang (25) masih dalam pencarian," kata Hendra.

Seperti diketahui, hujan yang mengguyur daerah Sukabumi pada Senin (22/9/2020) kemarin menyebabkan sungai Citatah meluap dan mengakibatkan banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dengan debit air 5 meter sampai dengan 6 meter.

Baca juga: Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X