Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Kompas.com - 22/09/2020, 13:36 WIB
DAF (26) alias Fajri dan LAS (27) alias Laeli Atik tersangka kasus mutilasi saat ditemui Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana . Keduanya adalah pelaku pemerasan dan pembunuhan terhadap Rinaldi Harley Wismanu. WARTA KOTA/Angga Bhagya NugrahaDAF (26) alias Fajri dan LAS (27) alias Laeli Atik tersangka kasus mutilasi saat ditemui Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana . Keduanya adalah pelaku pemerasan dan pembunuhan terhadap Rinaldi Harley Wismanu.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Laeli Atik Supriyatin (26) salah satu pelaku pembunuhan serta mutilasi bersama kekasihnya di Kalibata City sudah 1,5 tahun tak mengirimkan kabar ke keluarganya yang ada di Tegal, Jawa Tengah.

Hal tersebut diungkapkan M (58) sang ibunda saat ditemui Kompas.com di rumahnya di Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Sabtu (19/9/2020).

Menurut M, anak perempuannya terakhir kali mengirimkan kabar telah menikah siri dengan pria yang bernama Fajri.

Baca juga: Curhat Ibunda Laeli, Pelaku Mutilasi Kalibata City: 1,5 Tahun Hilang Kabar, Kini Tak Henti Menangis

Pria yang bernama lengkap Djumadil Al Fajri itu juga ditangkap bersama Laeli karena menjadi pelaku pembunuhan disertai mutilasi di Jakarta pada 9 September 2020 lalu.

"Terakhir ada kabar setahun setengah lalu. Sejak itu putus komunikasi," kata M.

Dikenal pendiam dan selalu rangking saat sekolah

M bercerita Laeli adalah anak pendiam dan jarang bergaul. Namun ia adalah anak yang penurut dan memiliki nilai akademis yang bagus.

Saat masih sekolah, Laeli  juga sering mendapatkan ranking.

Laeli sekolah di SMA 3 Slawi, Tegal. Selepas SMA Laeli meneruskan kuliah di Universitas Indonesia dan mengambil jurusan Geografi.

Pada tahun 2014, ia mendapatkan Beasiswa Bidikmisi hingga menjadi sarjana di Fakultas MIPA.

Baca juga: Belum Bayar Uang Kos, Motif Pasangan Kekasih Fajri dan Laeli Mutilasi Rinaldi

"Sejak SMP sampai SMA selalu dapat ranking, bahkan ranking tiga," kata dia.

Lulus kuliah, Laeli mengaku ke keluarganya bekerja di perusahaan obat-obatan. Saat itu keluarga sempat meminta nomor teleponnya, namun Laeli tak penah memberikannya.

"Pernah dapat kabar katanya sempat bekerja di PT, perusahaan obat-obatan. Tapi, tidak tahu kelanjutannya. Pernah saya minta nomor telepon juga tidak pernah dikasih," kata M.

Baca juga: Jenazah Korban Mutilasi Kalibata City Dimakamkan, Adik: Saya Masih Berusaha Mengikhlaskan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X