Plt Kadis Kesehatan Sultra Umumkan Dirinya Positif Corona, Kondisinya Stabil

Kompas.com - 22/09/2020, 07:29 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KENDARI, KOMPAS.com- Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara ( Sultra), dr Muhammad Ridwan secara resmi mengumumkan dirinya terinfeksi positif Covid-19 melalui video berdurasi 36 detik.

Video itu dibagikan oleh Kepala Dinas Kominfo Sultra, Ridwan Badallah dalam grup WhatsApp Media Center Diskominfo Sultra, Senin (21/9/2020).

dr Ridwan mengakui dirinya telah dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan hasil uji PCR di Laboratorium Rumah Sakit Bahteramas, Kota Kendari, Senin (21/9/2020).

“Saya lagi kemas-kemas barangku ini, mau isolasi di BPSDM. (Soal tertular di mana), nanti saya umumkan diriku,” ungkap Dokter Muhammad Ridwan saat dihubungi, Senin (21/9/2020).

Baca juga: Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Untuk itu, lewat video tersebut, Ridwan mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengikuti protokol kesehatan.

"Saya mengharapkan teman teman untuk menjaga kesehatan. Bahwa corona adalah penyakit yang harus diputus rantai penularannya,” ungkapnya.

Sebelum mengumumkan dirinya terkonfirmasi positif Covid-19, Ridwan hendak menghadiri rapat koordinasi di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah Covid-19 Provinsi Sultra.

Baca juga: Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Namun, sebelum rapat dimulai, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra, Nur Endang Abbas saat memimpin rapat bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) se-Sultra mengumumkan bahwa plt kadis kesehatan terinfeksi virus Corona asal Wuhan, China.

Usai diumumkan positif, dokter Ridwan langsung meninggalkan ruang rapat. Tempat duduk, meja dan properti miliknya pun langsung disterilisasi.

Update Covid-19 Sultra untuk hari Senin (21/9/2020) ada 36 kasus baru Covid-19 dan kasus sembuh 45 orang. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X