Tenaga Medis, Polisi hingga Pegawai BPN Positif Corona di Aceh Tenggara

Kompas.com - 22/09/2020, 06:12 WIB
Ilustrasi pasien virus corona KOMPAS.COM/ShutterstockIlustrasi pasien virus corona


ACEH TENGGARA, KOMPAS.com – Sebanyak 3 dokter dan 1 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Sahudin, Kabupaten Aceh Tenggara, dilaporkan positif terpapar virus corona atau Covid-19.

Hasil uji swab dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes Aceh) Banda Aceh diterima manajemen RSUD H Sahuddin pada Minggu (20/9/2020).

Direktur RSUD H Sahuddin Bukhari menyebutkan, ketiga dokter itu merupakan dokter muda berinisial PK, N, dan ZI.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 September 2020

Sementara seorang lainnya adalah kepala ruangan penyakit paru berinisial SM.

"Mereka semua sudah menjalani isolasi mandiri. Pegawai di ruangan paru sebanyak 20 orang juga sudah kita isolasi mandiri. Tim terus berkomunikasi dengan semua tenaga medis yang menjalani isolasi selama 14 hari itu,” kata Bukhari saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2020).

Sementara itu, 2 pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Tenggara berinisial AF dan NY juga dilaporkan positif terpapar virus corona.

Selain itu, seorang polisi yang bertugas di Polsek Babul Makmur, Aceh Tenggara berinisial MS juga dilaporkan positif.

“Trennya memang ada penambahan kasus positif di Aceh Tenggara,” kata Bukhari.

Baca juga: Usai Rekreasi ke Aceh, Pengusaha Ternama dan Anaknya Meninggal karena Corona

Dia menyebutkan, seluruh orang yang kontak langsung dengan pegawai yang positif telah ditelusuri.

Meski begitu, jika ada masyarakat yang merasa kontak langsung dengan pasien diharap aktif mendatangi rumah sakit untuk menjalani rapid test.

“Jika hasilnya reaktif akan dilanjutkan dengan swab test. Kami harap, masyarakat terus patuh pada protokol kesehatan seperti rajin cuci tangan, jaga jarak dan mengenakan masker,” kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

Regional
Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Regional
Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Regional
Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Regional
2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

Regional
Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Regional
Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Regional
'Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas'

"Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas"

Regional
'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

"Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

Regional
Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Regional
Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Regional
'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

"Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

Regional
Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X