Kabupaten Karawang, Kota Bekasi dan Cirebon Jadi Zona Merah Covid-19

Kompas.com - 21/09/2020, 16:40 WIB
Ilustrasi Covid-19 Shutterstock/PetovargaIlustrasi Covid-19

KARAWANG, KOMPAS.com - Kabupaten Karawang kembali ditetapkan sebagai zona merah covid-19 pada Senin (21/9/2020). Jumlah warga yang terpapar didominasi klaster industri.

Penetapan itu dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Provinsi Jawa Barat melalui peta zona risiko. Kabupaten Karawang memilik skor 1,62 yang berarti sedang pada level risiko tinggi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana mengungkapkan, selain Karawang, ada dua kabupaten/kota lainnya juga naik status dari zona oranye ke zona merah.  Keduanya adalah Kota Bekasi dan Kota Cirebon.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

"Ketiga daerah ini menunjukkan peningkatan kasus dibanding minggu sebelumnya," ucap Fitra melalui keterangan tertulis, Senin (21/9/2020). 

Pihaknya, kata Fitra, memperketat implementasi protokol kesehatan, pembatasan interaksi di tingkat RT/RW, dan meningkatkan penemuan kasus Covid-19 secara dini melalui strategi tes, lacak, kemudian isolasi atau karantina. 

"Kita juga memperkuat keterisian bed di rumah sakit. Rencananya lantai 3 gedung isolasi covid-19 RSUD? juga difungsikan untuk tempat isolasi," kata Fitra.

Diketahui, hingga Senin (21/9/202) pukul 12.00 WIB ada 549 warga Karawang yang terkonfirmasi positif Covid-19, dengan masih dalam perawatan 166 orang, sembuh 365 orang, dan meninggal dunia 18 orang. Meski begitu, jumlah pasien sembuh terus bertambah.

Baca juga: Jumlah Pasien Bertambah, Klaster Industri Karawang Jadi Perhatian Utama

Klaster industri

Fitra mengungkapkan, tingginya kasus Covid-19 di Karawang disumbang dari klaster industri. Perusahaan yang karyawannya terpapar Covid-19 di antaranya PT DNP, PT Exedy, dan PT Pupuk Kujang.

Karenanya, kata Fitra, GTPP akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan.

Tak hanya itu, GTPP juga mewajibkan perusahaan untuk berkoordinasi dengan puskesmas wilayah pabrik untuk Covid-19, agar proses tracing bisa dilakukan maksimal.

"Kami sangat berharap kesadaran masyarakat, kasus di Karawang cukup tinggi. Wajib penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah," ungkap Fitra.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X