Kronologi Bus Sugeng Rahayu Alami Kecelakaan di Ngawi

Kompas.com - 21/09/2020, 16:25 WIB
Diduga sopir mengantuk saat melewati tikungan tajam, – Bus Sumber Selamat No Pol  W 7566 UN menghantam pohon dan masuk ke parit di Ngawi. KOMPAS.COM/DOK ANDIDiduga sopir mengantuk saat melewati tikungan tajam, – Bus Sumber Selamat No Pol W 7566 UN menghantam pohon dan masuk ke parit di Ngawi.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Bus Sugeng Rahayu mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Senin (21/9/2020) pagi.

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan itu berawal saat bus yang dikemudikan oleh Purwanto Edi Wibowo (30) tersebut melaju dari arah timur menuju barat.

Saat berada di tikungan jalan raya Ngawi-Mantingan atau tepatnya di kilometer 13-14, bus kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak pohon perdu dan masuk parit.

Berdasarkan penyelidikan sementara polisi, penyebab kecelakaan itu diduga karena human error atau akibat sopirnya mengantuk.

Baca juga: Sopir Mengantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pohon dan Masuk Parit

“Kejadiannya tadi sekira pukul 04.00 WIB. Diduga mengantuk, di jalur yang menikung tajam bus bukannya belok tapi lurus hingga menabrak pohon,” ujar Risky, melalui pesan singkat, Senin (21/9/2020).

Meski tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu, namun sejumlah penumpang mengalami luka-luka.

Sedangkan kondisi bus juga diketahui mengalami rusak parah pada bagian depan.

"Penumpang bus mengalami luka-luka, saat ini sudah dibawa ke RSI At-tin Husada Kabupaten Ngawi untuk mendapatkan perawatan dan VER dari dokter,” imbuh Risky.

Baca juga: Fakta Penangkapan Kapal Ikan Asing di Laut Natuna, TNI Jalankan Peran Tempur

Akibat kecelakaan itu, dikatakan Risky, sopir bus terancam Pasal 311 Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan dengan ancaman pidana kurung 1 tahun.

"Kami tetap memproses sopir tersebut karena kelalaiannya membahayakan orang lain,” ucap dia.

Penulis : Kontributor Magetan, Sukoco | Editor : Robertus Belarminus



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Regional
2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

Regional
Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Regional
Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Regional
'Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas'

"Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas"

Regional
'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

"Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

Regional
Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Regional
Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Regional
'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

"Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

Regional
Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Regional
Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

Regional
Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang: Sejak Dulu Saya Budidaya Ganja, Kata Siapa Sembunyi-sembunyi

Adik Mantan Wali Kota Serang: Sejak Dulu Saya Budidaya Ganja, Kata Siapa Sembunyi-sembunyi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X