Sopir Mengantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pohon dan Masuk Parit

Kompas.com - 21/09/2020, 15:34 WIB
Diduga sopir mengantuk saat melewati tikungan tajam, – Bus Sumber Selamat No Pol  W 7566 UN menghantam pohon dan masuk ke parit di Ngawi. KOMPAS.COM/DOK ANDIDiduga sopir mengantuk saat melewati tikungan tajam, – Bus Sumber Selamat No Pol W 7566 UN menghantam pohon dan masuk ke parit di Ngawi.

NGAWI, KOMPAS.comBus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7566 UN yang dikemudikan oleh Purwanto Edi Wibowo (30) warga Desa Gowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten  Pasuruan, Jawa Timur, menabrak pohon perdu dan masuk parit.

Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Risky Fardian Caropeboka mengatakan, sopir bus diduga mengantuk saat melintas di kawasan jalan raya Ngawi–Mantingan yang menikung tepatnya kilometer 13-14.

“Kejadiaannya tadi sekira pukul 04.00 WIB. Diduga mengantuk, di jalur yang menikung tajam bus bukannya belok tapi lurus hingga menabrak pohon,” ujar Risky, melalui pesan singkat, Senin (21/9/2020).

Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan bus mengalami kerusakaan parah.

Baca juga: Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Sopir sendiri sempat kesulitan dievakuasi karena terjepit bodi bus yang ringsek.

Beruntug pada kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, sejumlah penumpang hanya mengalami luka-luka.

"Penumpang bus mengalami luka-luka, saat ini sudah dibawa ke RSI At-tin Husada Kabupaten Ngawi untuk mendapatkan perawatan dan VER dari dokter,” imbuh Risky.

Kepolisian Resor Ngawi saat ini masih mendalami kecelakaan tunggal tersebut.

Dari pemeriksaan sejumlah saksi, kecelakaan yang terjadi diduga dikarenakan human error dari pengemudi bus yang tidak bisa mengendalikan kendaraan.

Baca juga: Jebakan Tikus Beraliran Listrik Sudah Telan 11 Korban Jiwa di Ngawi

Sopir Bus Sugeng Rahayu bisa terancam Pasal 311 Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan dengan ancaman pidana kurung 1 tahun.

"Kami tetap memproses sopir tersebut karena kelalaiannya membahayakan orang lain,” ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X