RS Lapangan di Malang Bisa Ditempati Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

Kompas.com - 21/09/2020, 12:26 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji usai rapat paripurna di DPRD Kota Malang, Senin (21/9/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji usai rapat paripurna di DPRD Kota Malang, Senin (21/9/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, rumah sakit lapangan yang akan dibangun di Kota Malang bisa digunakan oleh pasien Covid-19 manapun.

Meskipun pasien itu berasal dari luar daerah Malang.

"Semuanya, siapa yang bisa (diisolasi), bisa ditaruh," kata Sutiaji, usai rapat paripurna di DPRD Kota Malang, Senin (21/9/2020).

Sutiaji mengatakan, rencana pembentukan rumah sakit lapangan itu merupakan realisasi dari permintaannya dulu.

Baca juga: Seorang Komisioner KPU Bangli Positif Covid-19, Pernah ke Surabaya

Hal itu sebagai solusi untuk klaster keluarga yang terus bermunculan di Kota Malang.

Klaster keluarga itu disebabkan oleh pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sehingga untuk mencegah itu, seluruh pasien Covid-19 harus menjalani isolasi di safe house.

"Itu kan memang permintaan kami dulu. Ada klaster keluarga banyak dan tingkat sembuhnya kan lambat. Mudah-mudahan nanti tingkat kesembuhannya tinggi," ujar dia.

Meski begitu, otoritas rumah sakit lapangan yang akan berfungsi sebagai safe house itu ada di Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Termasuk perizinannya ke Kementerian Kesehatan hingga pelaksanannya di lapangan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X