Wanita Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong 2 Bulan, Dinsos Buleleng: Kita Dampingi

Kompas.com - 21/09/2020, 08:51 WIB
Petugas Dinsos Buleleng dan Satpol PP Buleleng membujuk DE agar bersedia dievakuasi dari gorong-gorong. IstimewaPetugas Dinsos Buleleng dan Satpol PP Buleleng membujuk DE agar bersedia dievakuasi dari gorong-gorong.

KOMPAS.com - Perempuan berinisial DE yang mengalami depresi dan tinggal selama dua bulan di gorong-gorong di utara Taman Makam Pahlawan Curastana, Buleleng, Bali, akan mendapat pendampingan dari dinas sosial.

Petugas juga akan membawa DE ke rumah sakit jiwa di Bangli jika harus ditangani lebih serius.

Menurut informasi sementara, DE pergi dari rumah sejak Januari 2020 karena diduga ada masalah internal dengan keluarga. 

Dugaan itu diperkuat dengan tidak ada laporan orang hilang dari pihak keluarga DE ke polisi.  

"Kita belum bertanya sejauh itu agar tak memperkeruh suasana. Itu yang perlu kita monitoring dan pendampingan," kata Kepala Dinas Sosial Buleleng, Putu Kariaman Putra, Minggu (20/9/2020). 

Baca juga: Pergi dari Rumah, Perempuan di Bali 2 Bulan Tinggal di Gorong-gorong

Ditemukan di gorong-gorong

Menurut warga, DE sudah tinggal di gorong-gorong selama dua bulan. Warga pun memberi DE makan setiap hari.

Lalu, saat ditemukan warga, DE tak banyak berucap dan berdiam di dalam gorong-gorong tersebut.  

"Informasi dari warga diam saja di sana (dua bulan). Kadang diberi warga makan tiap hari," kata Kasat Pol PP Buleleng I Putu Artawan, saat dihubungi, Minggu (20/9/2020).

Baca juga: Bupati Buleleng Sebut Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 Tak Bergejala Tingkatkan Penularan

Seperti diketahui, petugas mengevakuasi DE pada hari Jumat (18/9/2020) lalu.

Sementara itu, selain memiliki masalah internal keluarga, DE diduga alami depresi sejak orangtuanya meninggal dunia.

(Kontributor Bali, Imam Rosidin | Editor Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Regional
Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 Januari 2021

Regional
Pengakuan Warga Probolinggo yang Terdampak Hujan Abu Semeru: Perih di Mata

Pengakuan Warga Probolinggo yang Terdampak Hujan Abu Semeru: Perih di Mata

Regional
Peluk Anak Istri Saat Atap Runtuh karena Gempa, Sertu Palemba Korbankan Punggungnya

Peluk Anak Istri Saat Atap Runtuh karena Gempa, Sertu Palemba Korbankan Punggungnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2021

Regional
BPBD DIY Tak Mau Terburu-buru Pulangkan Pengungsi Gunung Merapi

BPBD DIY Tak Mau Terburu-buru Pulangkan Pengungsi Gunung Merapi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 Januari 2021

Regional
Maling Bobol Rumah Satu Keluarga Korban Sriwijaya Air, Warga: Tega, Biadab, Padahal Lagi Berduka

Maling Bobol Rumah Satu Keluarga Korban Sriwijaya Air, Warga: Tega, Biadab, Padahal Lagi Berduka

Regional
Banjir di Halmahera Utara, Ribuan Warga Bertahan di Sejumlah Titik Pengungsian

Banjir di Halmahera Utara, Ribuan Warga Bertahan di Sejumlah Titik Pengungsian

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Nilai PPKM Tebang Pilih dan Kurang Tegas

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Nilai PPKM Tebang Pilih dan Kurang Tegas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X