Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Kompas.com - 20/09/2020, 23:56 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

SERANG, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di Kota Serang, Banten bertambah 12 orang pada hari Minggu (20/9/2020).

Berdasarkan laporan dari Dinkes Kota Serang, kasus terkonfirmasi sudah mencapai 157.

Rata-rata semenjak diterapkan PSBB penambahan kasus tiga orang per harinya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang Hari Pamungkas mengatakan, penambahan 12 kasus yang terjadi hari ini menjadi rekor tertinggi.

Baca juga: Tes Swab di Kota Serang Jauh dari Standar WHO, Baru 2.200 Sampel

Penambahan kasus Covid-19 berasal dari klaster keluarga dan perkantoran.

"KeliHatannya demikian (penambahan kasus tertinggi) dari klaster keluarga dan perkantoran," kata Hari kepada Kompas.com. Minggu.

Penyebab banyaknya kasus terjadi di perkantoran karena pasien bekerja di zona merah penyebaran Covid-19 sehingga terpapar dari rekan kerjanya.

Klaster perkantoran terdiri dari pegawai bank, ASN, pegawai swasta.

Baca juga: PSBB Kota Serang, Warga Diminta Tidak Keluar Daerah, Terminal Akan Ditutup

Namun, dari 12 kasus tersebut empat di antaranya merupakan satu keluarga terdiri dari suami, istri dan dua anaknya terpapar virus Corona.

Guna mengantisipasi bertambah banyaknya klaster keluarga di ibu Kota Provinsi Banten itu, Pemkot Serang akan menyediakan tempat isolasi di Rumah Susun Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

"Sesuai rencana awal menyiapkan rusunawa margaluyu untuk rumah isolasi pasien OTG," ujar Hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang M. Iqbal menambahkan, sampai saat ini pasien Covid-19 tanpa gejala hingga ringan dikirim ke RS Darurat Wisma Atlit, Jakarta.

"Sampai saat ini di Wisma Atlit dikirim ke sana, masih menerima pasien tanpa gejala untuk di isolasi. Tapi kalau pasien enggak mau masih di rumah," kata Iqbal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 Januari 2021

Regional
Pengakuan Warga Probolinggo yang Terdampak Hujan Abu Semeru: Perih di Mata

Pengakuan Warga Probolinggo yang Terdampak Hujan Abu Semeru: Perih di Mata

Regional
Peluk Anak Istri Saat Atap Runtuh karena Gempa, Sertu Palemba Korbankan Punggungnya

Peluk Anak Istri Saat Atap Runtuh karena Gempa, Sertu Palemba Korbankan Punggungnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2021

Regional
BPBD DIY Tak Mau Terburu-buru Pulangkan Pengungsi Gunung Merapi

BPBD DIY Tak Mau Terburu-buru Pulangkan Pengungsi Gunung Merapi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 Januari 2021

Regional
Maling Bobol Rumah Satu Keluarga Korban Sriwijaya Air, Warga: Tega, Biadab, Padahal Lagi Berduka

Maling Bobol Rumah Satu Keluarga Korban Sriwijaya Air, Warga: Tega, Biadab, Padahal Lagi Berduka

Regional
Banjir di Halmahera Utara, Ribuan Warga Bertahan di Sejumlah Titik Pengungsian

Banjir di Halmahera Utara, Ribuan Warga Bertahan di Sejumlah Titik Pengungsian

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Nilai PPKM Tebang Pilih dan Kurang Tegas

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Nilai PPKM Tebang Pilih dan Kurang Tegas

Regional
Saat Kegiatan Masyarakat Dibatasi, Oknum PNS Ini Malah Mabuk dengan LC di Tempat Karaoke

Saat Kegiatan Masyarakat Dibatasi, Oknum PNS Ini Malah Mabuk dengan LC di Tempat Karaoke

Regional
Gunung Semeru Erupsi, Hujan Abu Guyur Probolinggo, Warga Keluhkan Mata Perih

Gunung Semeru Erupsi, Hujan Abu Guyur Probolinggo, Warga Keluhkan Mata Perih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X