Kampanye Door to Door Dinilai Lebih Efektif Ketimbang Konser Musik

Kompas.com - 20/09/2020, 15:37 WIB
Ketua DPD Partai Nasdem Karawang Dian Fahrud Jaman. KOMPAS.COM/FARIDAKetua DPD Partai Nasdem Karawang Dian Fahrud Jaman.

KARAWANG, KOMPAS.com - Ketua DPD Partai Nasdem Karawang Dian Fahrud Jaman menyebut lebih baik kampanye secara door to door ketimbang menggelar konser musik.

Dian sebagai tim dari pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang Cellica Nurrchadiana-Aep Saepulloh itu tak mau ambil risiko menimbulkan kerumunan ketimbang menggelar kampanye dengan konser musik.

"Meskipun ada pembatasan, namun kita tidak bisa mengontrol berapa orang yang ada di situ. Apalagi antusias warga biasanya tak bisa dibendung," ucap Dian kepada Kompas.com di sela konsolidasi pilkada, Minggu (20/9/2020).

Baca juga: Cellica Akan Gelar Konser Musik Virtual Selama Kampanye Pilkada Karawang

Apalagi, kata dia, pihaknya juga berkaca pada kejadian sebelumnya.

Di mana pasangan Cellica-Aep sempat mendapat teguran dan Menteri Dalam Negeri RI saat mendaftar ke KPU Karawang.

Karenanya, Dian menilai kampanye door to door lebih efektif dan langsung menyentuh masyarakat sebagai target pemilih.

"Kampanye simpatik, misalnya memberi sembako lebih bermanfaat kepada warga yang terdampak pandemi ketimbang eforia berlebihan," ucap dia.

Baca juga: Ini 3 Pasangan Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Karawang

Cellica sendiri sebagai petahana juga menanggapi pernyataan KPU RI yang membolehkan konser musik pada kampanye pilkada.

Dia mengaku masih pikir-pikir untuk menggelar konser musik saat kampanye nanti. Sebab, ia khawatir hal itu bakal melibatkan banyak orang dan menjadi potensi penyebaran Covid-19.

"Kita sih harus taat pada aturan. Kalau kira-kira hanya virtual kita lakukan. Kalau melibatkan banyak orang menjadi peluang penyebaran Covid-19, kayaknya enggak," ucap Cellica.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X