Soal Masker, Gubernur Khofifah Tak Main-main, Ini Alasannya

Kompas.com - 20/09/2020, 10:53 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, berangkat dari Pendopo Kabupaten Tulungagung bersepeda kampanye penggunaan masker, dan penerapan protokol kesehatan (13/09/2020) SLAMET WIDODOGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, berangkat dari Pendopo Kabupaten Tulungagung bersepeda kampanye penggunaan masker, dan penerapan protokol kesehatan (13/09/2020)

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parwansa menegaskan dirinya tak main-main soal masker dan cara penggunaanya.

Menurutnya, jenis masker yang tepat dengan cara pemakaian yang benar akan efektif mencegah penularan Covid-19.

"Kalau kita dan yang lain menggunakan masker yang aman, jarak yang aman, itu kemungkinan kita bisa menurunkan 0,5 bahkan sampai 0 kemungkinan penyebarannya," ujar Khofifah setelah bersepda di Kota Malang, Sabtu (19/9/2020).

Baca juga: Khofifah: Seyogyanya 4 Jam Sekali Masker Itu Diganti

Intensifkan edukasi

Khofifah mengakui, hingga saat ini kesadaran masyarakat terkait pemakaian masker masih rendah.

Untuk itu, dirinya akan mengintesifkan edukasi kepada masyarakat dan sekaligus memastikan stok masker aman.

"Dari tanggal 14 kemarin sudah dimulai operasi yustisi. Artinya adalah proses law enforcement memang harus lebih ditegakkan seiring dengan proses bagi-bagi masker yang terus kami lakukan," kata Khofifah.

"Proses edukasi, sosialisasi ini kan sudah dari Maret. Dan kami melihat memang harus terus diingatkan, harus terus diedukasi, harus terus disosialisasikan," tambahnya.

Baca juga: Peserta SKB CPNS Asal Tegal yang Raih Nilai Tertinggi Belum Pasti Lolos, Ini Penjelasan BKN

Ingatkan masker yang tepat

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga mengimbau warga untuk mengenali masker yang efektif mencegah penularan Covid-19.

Menurutnya, ada jenis masker yang dalam perkembangannya dianggap tidak efektif dalam mencegah virus, antara lain masker scuba dan buff.
"Bahkan, sekarang juga ada perkembangan, misalnya jenis masker tertentu tidak disediakan karena tidak cukup sensitif penggunaannya," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X