Ledakan Kasus Covid-19 di Probolinggo dari Klaster Pabrik, 123 Karyawan Positif Corona

Kompas.com - 19/09/2020, 13:35 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19, pasien virus corona, isolasi mandiri Shutterstock/KhosroIlustrasi pasien Covid-19, pasien virus corona, isolasi mandiri
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Probolinggo Dewi Veronica mengatakan ada penambahan 145 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (18/9/2020).

Dari angka 145 pasien Covid-19, sebanyak 85 persen atau 123 pasien berasal dari klaster pabrik

Sedangkan sisanya adalah tracing kontak erat dan pasien suspect di rumah akit,

Vero mengatakan saat ini operasional pabrik tersebut untuk sementara dihentikan. Area pabrik juga disterilkan serta disemprot disinfektan.

Baca juga: Prediksi Ledakan Kasus Covid-19 dari Karyawan Pabrik Benar-benar Terjadi

Untuk mencegah meluasnya penularan, pihak pabrik diminta untuk melakukan surveilans dan tes swab bagi karyawan untuk memisahkan karyawan yang terpapar Covid-19 dan karyawan yang sehat.

Selain itu Satgas melakukan tracing pada kontak erat pasien yang terkonfirmasi positif mulai dari lingkungan pabrik, keluarga, ataupun komunitas karyawan.

Baca juga: Menyoal Prediksi Ledakan Pasien Covid-19 dari Karyawan Pabrik di Probolinggo

Pabrik diminta sediakan rumah sehat

Ilustrasi corona virus (Covid-19)shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)
Selain itu Vero mengatakan pihak pabrik harus menyiapkan rumah sehat yang sudah disetujui oleh Satgas Bidang Kuratif.

Rumah sehat tersebut digunakan untuk isolasi karyawan OTG yang terkonfirmasi positif dari klaster pabrik. Sementara karyawan yang bergejala sedang dan berat dirawat di rumah sakit.

Untuk mengantipasi penyebaran Covid-19, Vero menjelaskan pihak Satgas mewajibkan perusahaan memiliki SOP pelaksanaan protokol kesehatan serta petugas yang bertanggung jawab atas pelaksanaannya.

Ledakan jumlah pasien Covid-19 dari klaster pabrik sempat diprediksi oleh Satgas Covid-19 Probolinggo.

Baca juga: Lihat Saja Nanti, Jebol Salah Satu Pabrik Ini, Ada Ledakan Karyawan Positif Covid-19

"Lihat saja nanti. Jebol salah satu pabrik ini, akan ada ledakan jumlah penambahan karyawan positif Covid-19," Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Jumat.

Saat itu ia menyebut manajemen pabik tertutup pada Satgas sehingga pihaknya sulit melakukan pemantauan ke dalam pabrik.

Ugas menuturkan, seandainya Satgas melakukan tracing dan semua karyawan dites swab, sejumlah pabrik bisa di-lockdown karena jumlah karyawan positif corona membludak.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Ahmad Faisol | Editor: David Oliver Purba)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Regional
Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Regional
Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Regional
Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Regional
Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Regional
147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

Regional
Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Regional
Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X