Raup Untung Rp 200 Juta dari Jualan Kaus "Corona", Ganjar: Disisihkan untuk Masyarakat

Kompas.com - 19/09/2020, 12:56 WIB
Tangkapan layar Deklarasi Virtual Millenial Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Melawan Covid 19, Sabtu (19/9/2020). KOMPAS.COM/TANGKAPAN LAYARTangkapan layar Deklarasi Virtual Millenial Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Melawan Covid 19, Sabtu (19/9/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginisiasi pembuatan kaus dengan tulisan unik untuk kampanye pencegahan penyebaran virus corona baru selama pandemi Covid-19.

Ganjar menunjukkan salah satu kaus yang sedang dikenakannya. Kaus itu bertuliskan Nyedak Keplak (kalau mendekat akan ditampar).

"Nyedak keplak adalah physical distancing ala kita," kata Ganjar di hadapan ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Purwekorto yang mengikuti acara dari rumah masing-masing, Sabtu (19/9/2020).

Tak cuma kaus tersebut, Ganjar juga membuat kaus dengan tulisan unik untuk kampanye pencegahan Covid-19 lainnya.

Baca juga: Anak Perempuan Positif Covid-19 Bikin Video Tiktok, Gugus Tugas: Dia Jadi Inspirasi Pasien Lain

Menurut Ganjar, kaus bertema corona itu laku dibeli sejumlah pihak.

Ia tak menyangka bisa meraup keuntungan sekitar Rp 200 juta dari penjualan kaus selama pandemi Covid-19.

"Dan ternyata dengan jualan kaus ada keuntungan, mungkin sudah sekitar Rp 200 jutaan, dari keuntungan ini kita sisihkan untuk membantu masyarakat, sehingga ada sociopreneur. Mungkin ada satu, dua mahasiswa yang enggak bisa bayar kuliah, untuk mendapat akses kesehatan atau kuota," jelas Ganjar.

Ganjar menekankan, masyarakat perlu bergotong-royong untuk melalui pandemi Covid-19 ini.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X