"Memang Anak Ini Banyak Bermain Tiktok untuk Menghilangkan Kejenuhannya"

Kompas.com - 19/09/2020, 10:57 WIB
Video seorang bocah perempuan positif corona di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, bermain tiktok bersama dua orang  tenaga medis viral di media sosial, ScreenshootVideo seorang bocah perempuan positif corona di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, bermain tiktok bersama dua orang tenaga medis viral di media sosial,

KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak perempuan yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjoget bersama dua tenaga medis, viral di media sosial pada Sabtu (19/9/2020).

Bocah perempuan berinisial N (9) itu berjoget bersama tenaga medis yang memakai alat pelindung diri (APD) lengkap.

Video itu direkam menggunakan aplikasi Tiktok.

N yang mengenakan masker terlihat girang berjoget bersama dua tenaga medis yang mengikuti gerakannya dari belakang.

Setelah ditelusuri, video itu diambil di sebuah rumah sehat karantina sosial di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Video Viral Anak Perempuan Positif Covid-19 Berjoget Bersama Perawat Pakai APD Lengkap

Indah, salah satu perawat di rumah sehat itu mengatakan, pasien N memang aktif bermain Tiktok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Memang anak ini banyak bermain Tiktok, dia rajin sekali bermain Tiktok. Dia main Tiktok untuk menghilangkan kejenuhannya," kata Indah saat ditemui, Sabtu (19/9/2020).

N tak hanya membuat video berjoget dengan petugas medis. Ia juga membuat video Tiktok saat berjalan pagi dan sore di rumah sehat.

Bahkan, ia juga membuat video saat diperiksa petugas medis di rumah sehat tersebut.

Pasien paling muda

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Baubau, dr Lukman mengatakan, N merupakan pasien paling muda di rumah sehat karantina sosial tersebut.

N diketahui positif Covid-19 setelah orangtuanya meninggal karena corona.

“Orangtua yang bersangkutan meninggal dunia karena Covid-19, setelah dilakukan contact tracing pada keluarga didapatkan N positif. Sesuai dengan SOP tidak bergejala pasien dianjurkan dirawat di rumah sehat,” kata Lukman.

Lukman menanggapi positif kebiasaan N membuat video Tiktok selama masa karantina.

Baca juga: Sudah 3 Kali Kami Menemui Mereka agar Mau Tes Swab, Mati-matian Mereka Menolak

Tak jarang, semangat N juga menular kepada pasien lain sehingga mau berolahraga di pagi dan sore hari.

“Saya lihat anak ini cukup aktif malah menjadi inspirasi bagi pasien yang lain agar mau berolah raga di pagi dan sore hari. Harapan kita demikian karena ini menunjukan masyarakat juga bahwa jangan menganggap hina covid,” ujar Lukman.

Diketahui, sebanyak 394 kasus positif Covid-19 tercatat di Baubau hingga Sabtu (19/9/2020). Sebanyak 83 pasien masih dirawat, 300 orang sembuh, dan 11 meninggal.

(KOMPAS.com - Kontributor Baubau, Defriatno Neke)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.