Hujan Deras Sebabkan Longsor di Sorong, Seorang Bocah Tewas Tertimbun

Kompas.com - 18/09/2020, 20:26 WIB
Korban Longsor saat di evakuasi oleh warga Maichel KOMPAS.comKorban Longsor saat di evakuasi oleh warga

SORONG,KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Sorong, Papua Barat, menyebabkan banjir dan longsor pada Jumat (18/9/2020).

Longsor yang terjadi di Jalan Obadiri, Kelurahan Remu Selatan, Kota Sorong, itu menewaskan seorang anak berusia 11 tahun berinisial H.

Baca juga: Turap Rumah Makan di Jagakarsa Longsor, Tanah Diduga Terkikis karena Saluran Cuci Piring

Lurah Remu Selatan Rizal mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIT. Bocah berinisial H itu ditemukan tewas tertimbun longsor di kamar mandi rumahnya yang berbatasan dengan tebing.

"Korban diketahui sebelumnya terlihat oleh warga usai membeli minyak tanah yang tak jauh dari tempat tinggal korban. Korban kemudian ke belakang rumah untuk mandi tiba-tiba longsor itu terjadi sehingga korban terjebak tertimbun longsoran batu." kata Rizal di lokasi, Jumat.

Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena material longsor didominasi batu. Evakuasi korban belangsung sekitar satu jam.

Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Kelas A Sorong Mochammad Arifin mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan tentang korban longsor sekitar pukul 17.30 WIT.

Namun, tim terkendala banjir yang merendam kawasan Jalan Sungai Maruni yang merupakan akses keluar Kantor SAR.

Saat ini, tim SAR telah berada di lokasi longsor bersama BPBD Kota Sorong untuk menangani bencana tersebut.

Baca juga: Perjuangan Koestomo Belasan Tahun Rawat Istrinya yang Lumpuh, Kini Tak Bekerja

Ia menyarankan BPBD Kota Sorong membentuk posko siaga dan menempatkan sejumlah petugas untuk menangani banjir dan longsor akibat cuaca ekstrim yang terjadi.

Sebelumnya, longsor terjadi di Jalan Sudirman, tepatnya di belakang Kantor Pajak Pratama Sorong pada 16 September 2020. Dua orang tewas dalam insiden tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPPTKG Sebut Erupsi Merapi Selanjutnya Makin Dekat, Tak Sebesar Letusan 2010

BPPTKG Sebut Erupsi Merapi Selanjutnya Makin Dekat, Tak Sebesar Letusan 2010

Regional
Pasca-viral Video Para Santri Bersorak Dijemput Petugas Ber-APD, Pengelola: Kalau Imunitas Bagus Pasti Sehat Lagi

Pasca-viral Video Para Santri Bersorak Dijemput Petugas Ber-APD, Pengelola: Kalau Imunitas Bagus Pasti Sehat Lagi

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan di Pinggir Sungai, Polisi: Diperkirakan Meninggal 15 Hari Lalu

Mayat Perempuan Ditemukan di Pinggir Sungai, Polisi: Diperkirakan Meninggal 15 Hari Lalu

Regional
Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto Dijerat Pasal Berlapis

Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Tambang Batu di Ngawi Longsor, Sukimin Tewas Tertimbun

Tambang Batu di Ngawi Longsor, Sukimin Tewas Tertimbun

Regional
Bunga Bangkai Suweg Muncul di Taman Pekarangan Sekolah di Solo

Bunga Bangkai Suweg Muncul di Taman Pekarangan Sekolah di Solo

Regional
Pengelola Tol Lampung Akan Batasi Kendaraan Besar Saat Libur Panjang

Pengelola Tol Lampung Akan Batasi Kendaraan Besar Saat Libur Panjang

Regional
Langgar Protokol Kesehatan, Cabup Semarang Dapat Rekomendasi Larangan Kampanye

Langgar Protokol Kesehatan, Cabup Semarang Dapat Rekomendasi Larangan Kampanye

Regional
Ini 21 Titik di Kota Bandung Langganan Banjir Tiap Hujan Turun

Ini 21 Titik di Kota Bandung Langganan Banjir Tiap Hujan Turun

Regional
Gugurkan Bakal Calon Jalur Independen, 8 Penyelenggara Pilkada Bukittinggi Disidang

Gugurkan Bakal Calon Jalur Independen, 8 Penyelenggara Pilkada Bukittinggi Disidang

Regional
Cerita ASN Penyintas Covid-19, Jadi Penghuni Ruang Isolasi akibat Lalai Protokol Kesehatan

Cerita ASN Penyintas Covid-19, Jadi Penghuni Ruang Isolasi akibat Lalai Protokol Kesehatan

Regional
RS Swasta di Pontianak Diminta Tak Rujuk Pasien yang Baru Terindikasi Covid-19

RS Swasta di Pontianak Diminta Tak Rujuk Pasien yang Baru Terindikasi Covid-19

Regional
Memohon Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Santri di Banyumas Gelar Istigasah

Memohon Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Santri di Banyumas Gelar Istigasah

Regional
573 Anak di Pesisir Kota Tegal Tak Bersekolah, Disdikbud Dirikan Sekolah Laut

573 Anak di Pesisir Kota Tegal Tak Bersekolah, Disdikbud Dirikan Sekolah Laut

Regional
Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X