36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

Kompas.com - 18/09/2020, 17:58 WIB
Ilustrasi virus corona, gejala virus corona, gejala Covid-19, pasien virus corona Shutterstock/PetovargaIlustrasi virus corona, gejala virus corona, gejala Covid-19, pasien virus corona

KOMPAS.com - Sebanyak 36 santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Babat, Lamongan, Jawa Timur, terkonfirmasi positif Covid-19.

Puluhan santri terpapar Covid-19 diketahui setelah mereka melakukan tes swab massal pada akhir pekan kemarin.

Dari 46 santri yang menjalani swab, 36 di antaranya positif terpapar corona.

Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Taufik Hidayat mengatakan, saat ini puluhan santri tersebut tengah menjalani perawatan di ponpes.

"Selama isolasi dilakukan, pendampingan akan terus dilakukan oleh Satgas Covid-19. Mengecek kondisi mereka, sekaligus memastikan asupan gizi, vitamin, dan obat anti virus," kata Taufik saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Suami Bripka Christin: Anak-anak Tidur Waktu Ibu Pergi, Begitu Pulang Sudah Meninggal, Mereka Syok

Puluhan santri yang terpapar Covid sudah dipisahkan dari mereka yang masih sehat di salah satu ruangan dengan standar kesehatan.

"Kami juga akan lakukan tracing keluarga para santri tersebut, serta sterilisasi lingkungan ponpes dengan rutin," tutur Taufik yang juga menjabat sebagai juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan.

Baca juga: Suami Bripka Christin: Masa Depan Anak Kami Gelap Sekali, Berat Membesarkan Mereka Seorang Diri

Isolasi mandiri selama 14 hari dilakukan lantaran santri yang positif terkonfirmasi Covid-19 dalam keadaan sehat dan tidak ada yang komorbid.

Pasok makanan

Adapun pemerintah kabupaten dibantu pihak lainnya telah memasok makanan untuk para santri. 

"Sudah dilakukan isolasi mandiri di lingkungan ponpes, dengan kami semua bersama Pemkab Lamongan akan memasok semua kebutuhan mereka," ujar Kapolres Lamongan AKBP Harun saat dihubungi.

 

Harun bersama dengan Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono dan Bupati Lamongan Fadeli, sudah bertemu dan menjalin koordinasi dengan pengasuh ponpes tersebut.

"Tentu kami akan berkoordinasi terus dengan TNI dan Satgas Covid-19 di sini, termasuk dinas kesehatan untuk memantau kondisi dan aktivitas mereka," jelasnya.

"Kita sudah komitmen bersama pengurus dan pemangku ponpes, mereka melakukan isolasi di ponpes. Tidak bisa keluar-masuk, makanya kita stok semua. Mereka kami dropping bahan-bahan makanan, vitamin, dropping obat juga," ucap Harun.

Bersamaan agenda koordinasi dengan pengasuh dan pengurus Ponpes yang dilakukan hari ini, jajaran Forkopimda Lamongan juga turut menyalurkan bantuan sembako, vitamin, obat-obatan, dan juga masker, sebagai upaya dukungan terhadap isolasi yang tengah dijalani para santri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

Regional
Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

Regional
Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Regional
3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

Regional
Antisipasi Kerumunan Wisatawan Saat Libur Akhir Tahun, Ini Kata Kapolda Bali

Antisipasi Kerumunan Wisatawan Saat Libur Akhir Tahun, Ini Kata Kapolda Bali

Regional
'Pelaku Berjalan Keliling Rumah Sakit dan Ambil Ponsel Milik Penunggu Pasien'

"Pelaku Berjalan Keliling Rumah Sakit dan Ambil Ponsel Milik Penunggu Pasien"

Regional
Alasan Polisi Belum Tahan Terduga Pelaku Pencabulan 3 Anak di Rumah Kosong

Alasan Polisi Belum Tahan Terduga Pelaku Pencabulan 3 Anak di Rumah Kosong

Regional
Sudah Sebulan Lebih, 3 Anak yang Hilang Misterius Belum Ditemukan, Ini Dugaannya

Sudah Sebulan Lebih, 3 Anak yang Hilang Misterius Belum Ditemukan, Ini Dugaannya

Regional
Bawa Pasien Covid-19, Ambulans di Banyuwangi Tabrak Pengendara Motor, Korban Anggota Polisi

Bawa Pasien Covid-19, Ambulans di Banyuwangi Tabrak Pengendara Motor, Korban Anggota Polisi

Regional
Gunung Ile Lewotowok Meletus, Ada Gempa Vulkanik Dalam

Gunung Ile Lewotowok Meletus, Ada Gempa Vulkanik Dalam

Regional
Menristek Sebut Butuh 360 Juta Dosis Vaksin untuk Capai 'Herd Immunity' Covid-19

Menristek Sebut Butuh 360 Juta Dosis Vaksin untuk Capai "Herd Immunity" Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X