Khofifah: Saya Tahu Beban Guru Tambah Berat Menyiapkan Materi Belajar Daring

Kompas.com - 18/09/2020, 16:32 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis kartu perdana internet XL gratis kepada siswa sekolah di SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun, Jumat (18/9/2020) siang. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis kartu perdana internet XL gratis kepada siswa sekolah di SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun, Jumat (18/9/2020) siang.

MADIUN, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, beban guru bertambah berat selama pandemi Covid-19. 

Selain harus beradaptasi dengan metode belajar yang baru, guru harus menyiapkan bahan pelajaran secara digital untuk diberikan kepada siswa. 

Baca juga: Ibu yang Bunuh Anak karena Susah Belajar Online Sempat Mengaku Putrinya Hilang

"Saya tahu beban guru tambah berat karena menyiapkan materi pembelajaran daring," ujar Khofifah saat menyerahkan 1,3 juta kartu perdana paket internet gratis di SMAN 2 Mejayan Kabupaten Madiun, Jumat (18/9/2020) siang. 

Menurut Khofifah, tak jarang seorang guru harus meminta tolong kepada orang lain untuk membuat materi pelajaran lebih menarik.

Seperti membuat materi dengan media kartun dan bentuk digital lain.

"Mungkin guru itu harus mencari slide dengan desain tertentu supaya bagus," kata Khofifah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seluruh guru dituntut harus beradaptasi dengan kebiasaan tatanan normal baru selama pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, Khofifah memberikan bantuan 2,8 juta paket kartu perdana internet gratis kepada seluruh guru dan siswa di Jawa Timur.

Hal itu diharapkan bisa mendukung aktivitas belajar daring bagi siswa dan guru.

Baca juga: Dokter Aman di Malang Meninggal karena Covid-19, Diduga Tertular dari Pasien

Khofifah meminta seluruh siswa tetap mengikuti aktivitas belajar daring agar terbiasa dengan teknologi saat memasuki era industri 4.0.

"Anggaplah anak-anak sudah terlebih dahulu memasuki 4.0. Kalau tidak dipaksa Covid-19, maka yang tidak terlalu kuat di teknologi akan biasa-biasa saja," jelas Khofifah. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X