Kompas.com - 18/09/2020, 13:53 WIB
Suasana Puncak Bogor saat akhir pekan. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSuasana Puncak Bogor saat akhir pekan.

 

"Dan ini harus sama-sama dalam penanganan Covid-19. Kalau untuk menolak (wisatawan) itu tidak mungkin. Salah juga kalau melarang karena nanti kita diprotes. kan nggak ada di dalam Pasal PSBB-nya melarang," ungkap dia.

"Kalau kita larang orang ke Puncak Bogor, nanti kita di class action (digugat)," imbuh Iwan yang juga Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor ini.

Menurutnya, saat ini Pemkab Bogor hanya bisa membatasi jam operasional restoran, cafe, minimarket, PKL dan sejenisnya hingga pukul 19.00 WIB.

Sedangkan untuk operasional hotel dan wisata non air itu tidak ada pembatasan atau pun larangan.

Pemulihan ekonomi

Pasalnya, perhotelan berkontribusi besar dalam pemulihan ekonomi di tengah ketidakpastian pandemi Covid-19 ini.

Namun dilema bertambah besar di saat aktivitas wisatawan memilih menginap di villa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal di dalam Peraturan Bupati (Perbup) Bogor No. 60 Tahun 2020 tentang PSBB pra-AKB, untuk aktivitas di villa hanya diperbolehkan untuk digunakan pemilik, sedangkan aktivitas homestay ditutup atau tidak boleh menerima pengunjung.

Hal itu membuat petugas kerap kali kucing-kucingan dengan mereka yang membandel saat operasi pengetatan akhir pekan lalu.

Ia menegaskan operasi pengetatan 3M (memakai masker, menjaga jarak aman dan mencuci tangan) terus diterapkan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Soalnyakan rapat kementerian, dari lintas provinsi, lintas kota/kabupaten sekitar Jabodetabek itu banyak juga yang di puncak, nah itukan menjadi pergerakan pemulihan ekonomi.

Inikan kadang-kadang yang disoroti hanya masalah Covid-19-nya tapi jarang orang melihat keadaan di lapangan bagaimana pengurangan atau PHK buat para warga. Jadi itu juga harus diperhatikan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.