17 Karyawan Pupuk Kujang Positif Covid-19, Jadi Klaster Penyebaran Baru

Kompas.com - 17/09/2020, 15:16 WIB
Direktur Utama PT Pupuk Kujang Maryadi KOMPAS.COM/FARIDADirektur Utama PT Pupuk Kujang Maryadi

KARAWANG, KOMPAS.com - PT Pupuk Kujang mengetatkan penerapan protokol kesehatan setelah sejumlah karyawannya terkonfirmasi positif Covid-19. Diketahui ada 22 orang positif covid-19 yang terdiri dari 17 karyawan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia itu dan keluarganya.

Direktur Utama PT Pupuk Kujang Maryadi mengatakan, pihaknya mengetatkan protokol kesehatan di lingkungan PT Pupuk Kujang. Bahkan untuk masuk areal produksi harus menggunakan baju pelindung (hazmat).

"(Protap) kita ketatkan. Contohnya yang masuk kita rapid test dulu," ucap Maryadi di sela inspeksi mendadak yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kamis (17/9/2020).

Baca juga: Pemkab Karawang Luncurkan Info Lowongan Kerja Online

Pihaknya, kata Maryadi, juga telah melakukan tes usap mandiri kepada sekitar 1.200 karyawannya. Tujuannya untuk memetakan penyebaran Covid-19 di internal PT Pupuk Kujang.

"Swab test kami lakukan untuk melindungi karyawan kami," ucapnya.

Sekretaris Perusahaan Ade Cahya mengungkapkan kasus penularan Covid-19 di Pupuk Kujang disinyalir terjadi dari salah satu keluarga karyawan yang bekerja di luar kota. Pihaknya bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah melakukan tracing kontak erat dengan karyawan yang positif Covid-19.

"Ada 22 orang (positif Covid-19). Karyawan 17 dan selebihnya keluarganya," ucapnya.

Perusahaannya, kata Ade, juga sempat menerapkan work from home (WFH) bagi 50 persen karyawannya dan libur selama sehari untuk melakukan sterilisasi. Meski begitu Ade memastikan munculnya kasus positif Covid-19 itu tak mengganggu ritme kerja di perusahaan BUMN itu.

Baca juga: Jumlah Pasien Bertambah, Klaster Industri Karawang Jadi Perhatian Utama

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana membenarkan perihal 22 orang positif dari klaster PT Pupuk Kujang. Pemkab Karawang, kata Cellica, ingin memutus mata rantai penyebaran Covid-19, salah satunya di lingkungan industri.

"Kami, gugus tugas, mengkroscek penerapan protokol kesehatan untuk memastikn tidak penambahan dari klaster Pupuk Kujang," kata dia.

Setelah melakukan sidak, Cellica juga memastikan perusahaan itu telah menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X