Gelar Pra-rekonstruksi Penusukan Syekh Ali Jaber, Jalan 2 Km Sekitar TKP Ditutup

Kompas.com - 17/09/2020, 10:33 WIB
Jalan Tamin di Kecamatan Tanjung Karang Barat ditutup polisi karena menggelar rekonstruksi kasus penusukan Syekh Ali Jaber, Kamis (17/9/2020) pagi. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAJalan Tamin di Kecamatan Tanjung Karang Barat ditutup polisi karena menggelar rekonstruksi kasus penusukan Syekh Ali Jaber, Kamis (17/9/2020) pagi.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Kepolisian memblokade Jalan Tamin, lokasi masjid tempat kejadian penusukan Syekh Ali Jaber, untuk menggelar rekonstruksi kasus tersebut.

Jalan sepanjang 2 kilometer itu ditutup mulai dari pertigaan Jalan KH Agus Salim hingga pertigaan Jalan Imam Bonjol.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Bandar Lampung AKP M Anis mengatakan, penutupan jalan ini dilakukan sejak pagi hingga rekonstruksi selesai nanti.

Baca juga: Terkait Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber, Mahfud MD: Sakit Jiwa atau Tidak, Biar Hakim yang Tentukan

Anis mengatakan, jalan tersebut melintasi dua tempat rekonstruksi, yakni Masjid Falahudin dan rumah tersangka AA (24) di Gang Kemiri.

"Jalan ditutup sementara, akses keluar masuk dibatasi untuk keamanan dan kelancaran rekonstruksi," kata Anis di lokasi, Kamis (17/9/2020).

Polresta Bandar Lampung merencanakan rekonstruksi kasus penusukan Syekh Ali Jaber untuk melengkapi berkas perkara dan pengusutan kasus.

Baca juga: Polri Turut Libatkan Densus 88 di Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Pantauan Kompas.com di lokasi, puluhan warga setempat dan aparat kepolisian telah berada di lokasi sejak pukul 08.30 WIB.

Amir Hamzah (65), warga setempat, mengatakan, dia dan tetangga mendatangi lokasi kejadian untuk melihat rekonstruksi penusukan sang ulama.

"Mau lihat gimana dia (tersangka) ngelakuinnya (menusuk). Kemarin pas kejadian, saya ada di bagian belakang, lihat juga dari video di medsos," kata Amir.

Senada dengan Amir, Fitriah (29) juga sengaja datang ke lokasi untuk melihat secara langsung peristiwa penusukan itu.

"Tahu ada kejadian kemarin itu dari medsos pas malam-malam," kata Fitriah.

Baca juga: Pengakuan Penusuk Syekh Ali Jaber, Merasa Gelisah Dengar Suara Dakwah Sang Ulama dari Rumah

Diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk oleh tersangka AA saat menghadiri Wisuda Tahfidz Al Quran di Masjid Falahudin yang berada di Jalan Tamin pada Minggu (13/9/2020) sore.

Dengan sebilah pisau dapur, tersangka menusuk Syekh Ali Jaber yang sedang berada di atas panggung.

Akibat penusukan itu, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk sepanjang enam jahitan di bahu kanan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X