Detik-detik Pengedar Narkoba Tewas Setelah Menyerang 2 Polisi

Kompas.com - 17/09/2020, 08:49 WIB
Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan menunjukkan barang bukti sabu yang disita dari pengedar narkoba, saat melakukan konferensi pers di Polres Inhil, Riau, Rabu (16/8/2020). Dok. Polres InhilKapolres Inhil AKBP Dian Setyawan menunjukkan barang bukti sabu yang disita dari pengedar narkoba, saat melakukan konferensi pers di Polres Inhil, Riau, Rabu (16/8/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menangkap dua orang pengedar narkotika jenis sabu.

Dalam penangkapan itu, satu pelaku pengedar narkoba tewas.

Kasubag Humas Polres Inhil AKP Warno Akman saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku tewas setelah berkelahi dengan polisi.

"Pelaku tewas karena berkelahi dengan polisi," ungkap Warno kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApps, Kamis (17/9/2020).

Dia menyebutkan, pengedar sabu yang tewas itu berinisial RB alias Abas (37), warga Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan, Inhil.

Baca juga: 2 Polisi di Riau Diserang dengan Badik Saat Bertugas

Warno menjelaskan, pada Senin (14/9/2020), tim Satresnarkoba Polres Inhil menggerebek kediaman RB di Jalan Batang Tuaka, Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, Inhil.

Saat penggerebekan, pelaku langsung  mengeluarkan sebilah senjata tajam jenis badik dan menyerang petugas.

Petugas pun berkelahi dengan pelaku. Akibat perkelahian itu, dua anggota polisi terluka.

"Dua anggota kita alami luka di bibir, tangan dan dada," sebut Warno.

Meski sudah terluka dan berdarah, lanjut dia, kedua petugas tetap berusaha melawan dan bergumul di lantai kamar dalam rumah pelaku.

Tak lama setelah itu, pelaku akhirnya kalah tenaga dan tak berdaya. Pelaku selanjutnya di bawa ke rumah sakit.

"Pelaku dinyatakan meninggal dunia ketika akan diberikan tindakan medis di RSUD Puri Husada Tembilahan, Inhil," kata Warno.

Dia mengatakan, jenazah pelaku sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Sedangkan dua orang polisi yang terluka sudah diberikan perawatan medis di rumah sakit.

Selain menangkap RB alias Abas, petugas juga berhasil menangkap seorang pengedar narkoba lainnya, berinisial SB alias Sabir (31).

Residivis kasus narkoba itu ditangkap di luar rumah RB yang sedang menunggu untuk transaksi narkoba.

Diserang badik

Diberitakan sebelumnya, anggota Polres Indragiri Hilir ( Inhil) di Riau diserang dengan badik saat bertugas.

Peristiwa tersebut terjadi saat Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Inhil menangkap seorang pengedar narkoba di Kecamatan Tembilahan, Senin (14/9/2020).

Kedua polisi mengalami luka akibat senjata tajam.

"Ya, dua anggota kita mengalami luka di bibir, tangan dan dada. Saat ini kedua anggota sudah diberikan perawatan medis," ujar Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020).

Sedangkan, pelaku berinisial RB alias Abas (37), tewas setelah melakukan penyerangan kepada polisi.

"Pelaku RB alias Abas meninggal dunia setelah bergumul atau berkelahi dengan petugas. Pelaku dinyatakan meninggal dunia saat dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan," kata Dian.

Dian menjelaskan, awalnya polisi mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang melakukan transaksi narkotika di Jalan Batang Tuaka, Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan.

Setelah itu, tim yang dipimpin Kepala Satresnarkoba Polres Inhil AKP Bachtiar melakukan penyelidikan.

Keesokan harinya, tim berhasil menangkap RB alias Abas.

Pada saat penangkapan, pelaku langsung mengeluarkan badiknya dan menyerang petugas.

"Maka terjadi perkelahian antara petugas dengan pelaku. Akibat perkelahian itu, dua anggota kita terluka," kata Dian.

Meski dalam kondisi terluka dan berdarah, kedua polisi tetap melawan pelaku.

Akhirnya, RB tidak berdaya hingga meninggal dunia.

Baca juga: Pengedar Narkoba asal Aceh Ditangkap di Bandara Lombok, Polisi Sita 4 Bungkus Sabu

Tepat di luar rumah RB, petugas juga berhasil menangkap pengedar narkoba lainnya berinisial SB alias Sabir (31).

Pelaku ini ternyata sedang menunggu RB untuk transaksi narkoba.

Dari tangan kedua pelaku, petugas menyita barang bukti satu paket sabu seberat 97,63 gram, dan 18 paket sabu seberat 44,92 gram.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Foto Bersama Bobby Nasution, Wagub Sumut Musa Rajeckshah Dilaporkan ke Bawaslu

Foto Bersama Bobby Nasution, Wagub Sumut Musa Rajeckshah Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Gubernur Banten Kembali Perpanjang PSBB hingga 19 November

Gubernur Banten Kembali Perpanjang PSBB hingga 19 November

Regional
Kepala BNN RI: Tangerang Raya Jadi Perhatian, Ada Bandar Narkoba Berjaringan Luas

Kepala BNN RI: Tangerang Raya Jadi Perhatian, Ada Bandar Narkoba Berjaringan Luas

Regional
Seorang Sopir Taksi Online Dianiaya 10 Orang Saat Cari Perlindungan di Kantor Polisi

Seorang Sopir Taksi Online Dianiaya 10 Orang Saat Cari Perlindungan di Kantor Polisi

Regional
Cerita Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam Ganja di Rumah, Bantah Sembunyi-sembunyi dan Kata Warga

Cerita Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam Ganja di Rumah, Bantah Sembunyi-sembunyi dan Kata Warga

Regional
Cerita Korban PHK di Indramayu, Dikunjungi Menaker Ida Fauziyah, Diberi Bantuan Subsidi Upah Rp 1,2 Juta

Cerita Korban PHK di Indramayu, Dikunjungi Menaker Ida Fauziyah, Diberi Bantuan Subsidi Upah Rp 1,2 Juta

Regional
Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka, Tenda Tak Boleh Diisi Penuh

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka, Tenda Tak Boleh Diisi Penuh

Regional
Tak Ada Lagi Zona Hijau di Aceh, 6 Kabupaten dan Kota Masuk Zona Merah Covid-19

Tak Ada Lagi Zona Hijau di Aceh, 6 Kabupaten dan Kota Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X