Tusuk Pelajar SMP, Seorang Begal Dihajar Warga hingga Babak Belur

Kompas.com - 17/09/2020, 07:49 WIB
Begal yang tertangkap sempat dihakimi massa yang marah sebelum akhirnya diselamatkan polisi dengan segera membawanya ke Mapolsek Indralaya AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGBegal yang tertangkap sempat dihakimi massa yang marah sebelum akhirnya diselamatkan polisi dengan segera membawanya ke Mapolsek Indralaya

INDRALAYA, KOMPAS.com - Seorang pelaku begal bernama Muslim, warga Kertapati Palembang, nyaris tewas dihakimi massa karena tertangkap usai melakukan aksi begal di daerah bobosan di Desa Tanjung Lubuk, Kecamatan Indralaya Selatan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (15/9/2020).

Nyawa pelaku selamat setelah polisi datang dan membawanya ke Mapolsek Indralaya.

Dari video amatir yang beredar terlihat pelaku sudah terguling tak berdaya dalam dalam posisi tangan terikat usai mendapat pukulan dari warga.

Seorang aparat polisi berusaha melindungi pelaku dari amukan warga yang kesal karena pelaku telah menusuk korbannya dengan senjata tajam hingga mengalami luka di punggung.

Baca juga: Dicekik dan Dilempar ke Jurang, Suwarsan Pura-pura Mati Agar Komplotan Begal Pergi

Warga bahkan sempat mengejar pelaku yang sudah diamankan ke dalam mobil yang hendak membawa pelaku ke Mapolsek Indralaya.

Kapolsek Indralaya AKP Helmi Ardiansyah mengatakan, pelaku Muslim dan satu rekannya yang masih buron dilaporkan warga telah membegal salah seorang warga yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama di daerah bobosan Tanjung Lubuk Ogan Ilir.

Mendapat laporan tersebut, aparat dari Unit Reskrim Polsek Indralaya dan Tim Buser Polres Ogan Ilir langsung melakukan pengejaran bersama warga dan berhasil menangkap pelaku di jalan lintas timur Palembang-Ogan Ilir Desa Tebing Gerinting.

Massa yang kesal sempat menghakimi pelaku namun pelaku bisa diselamatkan anggota polisi yang menangkapnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sebilah pisau yang digunakan untuk melukai korbannya.

Polisi juga mengamankan sepeda motor korban yang hendak dibegal pelaku.

"Pelaku berinisial M, warga Kertapati, Palembang, bersama satu orang lainnya yang masih buron melakukan aksi begal terhadap anak yang masih sekolah di bangku SMP," kata Kapolsek Helmi Ardiansyah kepada Kompas.com, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Meresahkan, Begal Bersenpi Rakitan di Bandung Ditembak Polisi

Helmi menambahkan, pelaku juga sebagai pengguna narkoba jenis sabu. Saat diinterogasi, pelaku mengaku mengkonsumsi sabu terlebih dahulu sebelum beraksi.

Pelaku M mengaku baru kali ini melakukan aksi kejahatannya.

Atas perbuatannya, pelaku Muslim terancam Pasal 365 KUHP dengan ancaman minimal lima tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X