Gugatan 19 Korban Penggusuran Tak Dapat Diterima PN Tegal

Kompas.com - 16/09/2020, 23:49 WIB
Majelis hakim meminta tanggapan kuasa hukum warga setelah pembacaan putusan sidang gugatan oleh 19 warga Kelurahan Panggung terhadap PT. KAI dan Pemkot Tegal, di PN Tegal, Rabu (16/9/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiMajelis hakim meminta tanggapan kuasa hukum warga setelah pembacaan putusan sidang gugatan oleh 19 warga Kelurahan Panggung terhadap PT. KAI dan Pemkot Tegal, di PN Tegal, Rabu (16/9/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Gugatan yang diajukan 19 warga Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, terhadap PT KAI, Wali Kota Pemkot Tegal, tak dapat diterima Pengadilan Negeri Kota Tegal.

Sebelumnya, gugatan dilayangkan 19 warga yang rumah dan tokonya dibongkar sebagai upaya revitalisasi kawasan stasiun dan alun-alun pada Selasa (3/3/2020).

"Gugatan penggugat tidak dapat diterima," demikian petikan putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Paluko Hutagalung SH. MH, dalam sidang perdata dengan agenda putusan di PN Tegal, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Bertambah 1, Total 8 Kasus Kematian akibat Covid-19 di Kota Tegal

Paluko didampingi dua hakim anggota Elsa Rina SH. MH dan Fatarony SH, menilai gugatan warga masih kurang lengkap syarat formilnya.

Atas keputusan itu, kuasa hukum baik penggugat maupun tergugat belum memberikan tanggapan saat ditanya majelis hakim.

Humas PN Tegal Fatarony mengatakan, setelah dibacakan putusan, kedua pihak diberi kesempatan selama 14 hari untuk mengajukan upaya hukum lain atau mengajukan gugatan baru.

"Karena keputusan niet ontvankelijk verklaard (NO) maka majelis hakim belum masuk ke materi perkara. Ini baru ke formalitas dari gugatan. Intinya penggungat dinyatakan tidak dapat diterima, jadi bukan ditolak, beda," kata Fatarony.

Baca juga: Sempat Tanpa Gejala dan Jalani Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Tegal Meninggal

Selain gugatan warga dinyatakan tidak dapat diterima, majelis hakim juga menyatakan eksepsi pihak tergugat tidak dapat diterima.

"Eksepsi tergugat tidak dapat diterima. Alasanya juga sama formil," pungkas Fatarony.

Tim kuasa hukum 19 warga dari LBH Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) Kota Tegal, Agus Slamet mengatakan, pihaknya akan menempuh upaya hukum lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buntut Meninggalnya Ibu Hamil yang Diduga Ditelantarkan, Bidan hingga Pejabat RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Buntut Meninggalnya Ibu Hamil yang Diduga Ditelantarkan, Bidan hingga Pejabat RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Regional
Muncul Kasus Covid-19 dari Klaster Kondangan Cirebon di Temanggung

Muncul Kasus Covid-19 dari Klaster Kondangan Cirebon di Temanggung

Regional
Bertambah 50 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor

Bertambah 50 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor

Regional
Kamis, Presiden Jokowi Berkunjung ke Labuan Bajo, NTT

Kamis, Presiden Jokowi Berkunjung ke Labuan Bajo, NTT

Regional
Istri Meninggal dan Putrinya Lumpuh, Koestomo: Selama Masih Kuat, Saya Akan Terus Merawat Anak Saya

Istri Meninggal dan Putrinya Lumpuh, Koestomo: Selama Masih Kuat, Saya Akan Terus Merawat Anak Saya

Regional
Potensi Tsunami 20 Meter, EWS Tsunami Gunungkidul Rusak

Potensi Tsunami 20 Meter, EWS Tsunami Gunungkidul Rusak

Regional
Risma Imbau Warga Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Musim Hujan

Risma Imbau Warga Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Musim Hujan

Regional
Kata Warga soal Penghuni Rumah di Gunungkidul yang Digeledah Densus 88

Kata Warga soal Penghuni Rumah di Gunungkidul yang Digeledah Densus 88

Regional
Anak yang Jadi Korban Kekerasan Orangtua Akhirnya Diasuh Kapolres

Anak yang Jadi Korban Kekerasan Orangtua Akhirnya Diasuh Kapolres

Regional
Dikemas Kotak Kayu, 301 Kilogram Ganja Dibawa Truk dari Aceh ke Bogor

Dikemas Kotak Kayu, 301 Kilogram Ganja Dibawa Truk dari Aceh ke Bogor

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 September 2020

Regional
Demi Hidupi 4 Adiknya, Gadis Yatim Piatu Jadi Penggembala Sapi dan Pungut Kelapa

Demi Hidupi 4 Adiknya, Gadis Yatim Piatu Jadi Penggembala Sapi dan Pungut Kelapa

Regional
Geliat Penerbangan di Tengah Wabah, Maskapai Asing Mulai Terbang ke Bandara YIA

Geliat Penerbangan di Tengah Wabah, Maskapai Asing Mulai Terbang ke Bandara YIA

Regional
Kasus Ibu Hamil Diduga Ditelantarkan hingga Meninggal, Wadir RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Kasus Ibu Hamil Diduga Ditelantarkan hingga Meninggal, Wadir RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X