Warga Joget Tak Pakai Masker di Pesta Ulang Tahun, Gugus Tugas: Kita Tahu Setelah Viral

Kompas.com - 16/09/2020, 22:52 WIB
Suasana kemeriahan pesta ulang tahun yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang  berlangsung di salah satu hotel di Tuban, Jawa Timur. Sabtu (12/9/2020) malam KOMPAS.com/IstimewaSuasana kemeriahan pesta ulang tahun yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlangsung di salah satu hotel di Tuban, Jawa Timur. Sabtu (12/9/2020) malam

KOMPAS.com - Sebuah video warga berjoget tanpa masker dan tak menjaga jarak di sebuah pesta ulang tahun di Tuban, Jawa Timur, viral di media sosial.

Warga tersebut asyik berjoget mengikuti alunan lagu yang dilantunkan penyanyi wanita di panggung.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Kota Tuban Raden Mochammad Dani Ramdani mengaku tak tahu dengan kegiatan itu.

"Awalnya kita tidak tahu, malahan tahunya dari kawan media yang katanya videonya sudah viral di media sosial," kata Dani saat dihubungi Kompas.com, Rabu (16/9/2020).

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Kota Tuban menelusuri video yang viral tersebut. Ternyata pesta itu digelar di sebuah hotel, Jalan Teuku Umar, Tuban, Sabtu (12/9/2020) malam.

Baca juga: Video Viral Warga Berjoget Tanpa Masker di Sebuah Pesta, Ternyata Acara Tak Berizin

Penyelenggara pesta ulang tahun itu merupakan pengusaha katering asal Kecamatan Kota Tuban.

Ketika dikonfirmasi tim gugus tugas, penyelenggara acara berdalih telah menerapkan protokol kesehatan.

Mereka juga menyediakan fasilitas cuci tangan di luar ruangan.

Namun, tim gugus tugas menunjukkan video yang memperlihatkan para undangan tak memakai masker dan tak menjaga jarak.

Tim gugus tugas lalu menegur penyelenggara pesta dan pengelola hotel.

"Untuk tindakan hukum atau penerapan sanksi administrasi terhadap pelanggar protokol kesehatan, itu urusan penegak hukum yakni Satpol PP Kabupaten, Polisi, dan TNI," kata Dani.

 

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono menyayangkan pesta ulang tahun tersebut.

Menurutnya, penyelenggara pesta ulang tahun seharusnya paham dengan bahaya pandemi Covid-19 karena pemerintah telah berulang kali melakukan sosialisasi.

"Sebab, kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban saat ini masih harus tetap diwaspadai," kata Ruruh saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Wakil Bupati Yalimo Tabrak Polwan hingga Tewas, Polisi: Pelaku Tak Bawa SIM dan STNK

Ia meminta seluruh elemen masyarakat bertanggung jawab memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Selalu menggunakan masker saat keluar rumah, tetap menjaga jarak dalam berinteraksi, dan rajin mencuci tangan," jelasnya.

Sebanyak 461 kasus positif Covid-19 tercatat di Tuban hingga Rabu (16/9/2020). Rinciannya, 57 orang meninggal, 329 sembuh, dan 75 pasien dirawat.

(KOMPAS.com - Kontributor Tuban, Hamim)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

Regional
Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Regional
Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Regional
Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X