Video Ospek Viral, Unesa Kunjungi Rumah Mahasiswa Baru untuk Minta Maaf

Kompas.com - 16/09/2020, 20:35 WIB
Video aktivitas ospek daring mahasiswa baru di Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) viral. repro bidik layar/ISTIMEWAVideo aktivitas ospek daring mahasiswa baru di Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) viral.

SURABAYA, KOMPAS.com - Perwakilan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengunjungi rumah salah satu mahasiswa baru yang video ospek daringnya viral di media sosial.

Pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unesa, dosen pembimbing kemahasiswaan, dan panitia pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB) dari Badan Eksekutif Mahasiswa FIP, mengunjungi rumah mahasiswa itu di Nganjuk, Jawa Timur, Rabu (16/8/2020).

Kepala Humas Universitas Negeri Surabaya Vinda Maya Setianingrum mengatakan, silaturahim ini merupakan upaya membangun keteduhan serta memberi dukungan moral.

Hal itu dilakukan sesuai komitmen awal untuk menyelesaikan kasus video viral saat PKKMB secara kekeluargaan.

"Selain bagian dari konseling, pertemuan hari ini diharapkan dapat membangun silaturahim dan memberikan dukungan moral secara langsung sebagai satu keluarga," kata Vinda dalam keterangan tertulis yamg diterima Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Wakil Bupati Yalimo Tabrak Polwan hingga Tewas, Polisi: Pelaku Tak Bawa SIM dan STNK

Menurut dia, keluarga mahasiswa baru tersebut menerima kunjungan Unesa dengan tangan terbuka dan berharap kejadian serupa tak terulang.

Panitia PKKMB juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung, baik kepada mahasiswa baru tersebut beserta keluarganya.

"Tadi panitia juga sudah meminta maaf kepada anaknya dan keluarga. Saya kira kejadian ini menjadi pukulan untuk kami semua. Kami berharap dengan suasana kekeluargaan ini semua saling menguatkan menghadapi tekanan yang dihadapi" ujar dia.

Vinda mengatakan, bahwa silaturahim menjadi bagian penting dalam konseling.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk memastikan mental para mahasiswa telah siap menghadapi perkuliahan yang sudah dimulai.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Regional
Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Regional
BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

Regional
Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Regional
Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Regional
Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Regional
Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Regional
Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Regional
3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

Regional
Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

Regional
Pengakuan Pria yang Bunuh Selingkuhannya di Hotel: Saya Menyesal dan Khilaf

Pengakuan Pria yang Bunuh Selingkuhannya di Hotel: Saya Menyesal dan Khilaf

Regional
Jalan Kaki 7 Jam Sejauh 27 Km di Sumbawa, Gubernur NTB: Alam Kita Indah Kalau Hutan Terjaga

Jalan Kaki 7 Jam Sejauh 27 Km di Sumbawa, Gubernur NTB: Alam Kita Indah Kalau Hutan Terjaga

Regional
Gubernur NTT: Kondisi Komodo Baik-baik Saja

Gubernur NTT: Kondisi Komodo Baik-baik Saja

Regional
Seorang Ibu Hamil Tewas akibat Gempa Mamuju, Korban Jatuh Terpeleset

Seorang Ibu Hamil Tewas akibat Gempa Mamuju, Korban Jatuh Terpeleset

Regional
Warga Geruduk dan Hentikan Paksa Aktivitas Galian C di Luwu, Ini Penyebabnya

Warga Geruduk dan Hentikan Paksa Aktivitas Galian C di Luwu, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X