Video Viral TikTok, Melihat Ibu Saat Masih Hidup di Google Maps

Kompas.com - 16/09/2020, 16:46 WIB
Ledia Elan Safitri KOMPAS.com/SuwandiLedia Elan Safitri


JAMBI, KOMPAS.com - Ledia Elan Safitri mengaku terharu melihat wajah ibunya saat masih hidup.

Namun, kali ini Ledia menyaksikan wajah ibunya melalui aplikasi Google Maps.

Kisah yang dialami Ledia ini ramai di media sosial setelah Ledia mengunggah video mengenai kisahnya menggunakan aplikasi TikTok.

Baca juga: Video Viral di Medsos, Empat Ibu di Sumedang Gunting Bendera Merah Putih

Awalnya, pada Juli 2020, Ledia pulang ke kampung halaman untuk membersihkan rumahnya yang sudah ditinggalkan sejak ibunya meninggal dunia 4 tahun lalu.

Rumah Ledia berada di Desa Ambai, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Selama ini, Ledia kuliah di Padang, Sumatera Barat.

Sementara itu, ayahnya bekerja di luar negeri sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI).

Baca juga: Fakta Baru, Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Mengalami Gangguan Jiwa

Dia pulang ke rumah seorang diri karena rindu dengan mendiang ibunya.

Ledia pun menyusuri rumahnya dengan aplikasi Google Maps.

Namun, Ledia tiba-tiba terkejut melihat ibunya tampak sehat, dan sedang berjalan tak jauh dari rumahnya.

Dadanya berdetak ketika pertama kali melihat perempuan paruh baya mengenakan jilbab, serta baju dan rok yang mirip dengan milik ibunya.

Ledia pun menggunakan fasilitas zoom untuk memperbesar gambar.

Ledia kemudian dapat melihat ibunya dengan sangat jelas.

Gambar itu cukup mengusir rindu di hatinya.

"Saya terkejut dan terharu. Bersyukur juga bisa melihat ibu lagi, walaupun hanya lewat aplikasi Google Maps. Ibu sudah meninggal 4 tahun lalu," kata Ledia saat dihubungi Kompas.com, Rabu (16/9/2020).

 

Tak disangka video TikTok yang diunggah menjadi viral dan ditonton jutaan orang.

Banyak netizen yang menyukai video Ledia, hingga memintanya untuk menunjukkan suasana rumah Ledia sebelum dibersihkan.

Video itu mendapat respons positif dari para netizen. Banyak yang mendoakan, menguatkan, dan berharap Ledia sukses di kemudian hari.

Bahkan, menurut Ledia, follower-nya bertambah dari 1.000-an, lalu naik drastis menjadi 57.000 orang.

"Mama aku meninggal 4 tahun yang lalu. Tapi di Google Maps mama terlihat sangat sehat. My moms. Jadi tadi aku iseng-iseng nyari rumah aku di maps. Karena banyak yang komen mau lihat rumah aku sebelum ditinggalin. Kaget banget liat mama lagi jalan. Terima kasih Google Maps. Aku nggak banyak foto mama karena HP aku yang dulu hilang," tulis Ledia dalam akun @lediaelan.

Ledia berharap para anak muda dapat lebih peduli dan merawat orangtuanya dengan baik selama masih ada kesempatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X