Klaster Keluarga Meningkat di Cilegon, Pemkot Siapkan Rumah Singgah sebagai Tempat Isolasi

Kompas.com - 16/09/2020, 13:56 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

CILEGON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Cilegon, Banten menyiapkan rumah singgah di Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon untuk tempat isolasi mandiri pasien Covid-19.

Rumah singgah nantinya akan menampung pasien Covid-19 tanpa gejala guna mengantisipasi bertambahnya klaster keluarga.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengatakan, rumah singgah Cilegon digunakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dilingkungan keluarga.

Baca juga: 2 Komisioner Bawaslu Agam Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Bacalon Bupati

"Pak Wali (Edi Aryadi) sudah menyiapkan tempat karantina khusus untuk yang akan isolasi mandiri. Nanti, untuk yang terpapar ditampung rumah singgah," kata Aziz saat dihubungi Kompas.com melalu sambungan telpon. Rabu (16/9/2020).

Rumah singgah yang dikelola oleh Dinsos Kota Cilegon itu dapat menampung 20 pasien Covid-19.

"Kalau hotel dijadikan tempat isolasi belum ada rencana, karena melihat anggaran juga. Nanti kita lihat kedepannya," ujar Aziz.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ada 20 Anak Positif Corona dari Klaster Keluarga di Salatiga, Kadinkes: Kasihan Mereka

Aziz mengungkapkan, klaster keluarga tercatat ada tiga karena telat dilakukan tracing dan tidak menerapkan protokol kesehatan dengan benar saat isolasi mandiri.

"Belum ketahuan hasil PCR dia sudah kontak erat, sudah tidak terantisipasi, harus di jaga jaraknya, isolasinya," ungkapnya.

Aziz menyebutkan, klaster Covid-19 di Kota Cilegon terjadi di Perusahaan, Keluarga, ASN di Dinsos, DP3AKB, DPAD dan Klaster RS Krakatau Medika, RSUD Cilgon,

"Kemarin sempat dilakukan penutupan tiga kantor OPD untuk dilakukan sterilisasi, di RSKM juga IGDnya ditutup," kata Aziz.

Untuk diketahui, Kota Cilegon masuk zona oranye resiko penyebaran Covid-19 dan kini menerapkan PSBB guna menekan angka kasus.

Berdasarkan data dari Dinkes Cilegon jumlah kasus per tanggal 15 September 2020 sebanyam 297 orang.

Pasien masih dirawat dan isolasi mandiri 154 orang.

Pasien dinyatakan sembuh 133, dan pasien Covid-19 meninggal dunia sebanyak 10 orang

"Kasus meningkat sampai 100 dalam waktu seminggu, Itu karena belum patuh dan disiplinnya masyarakat menerapkan protokol kesehatan," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.