Polisi Bubarkan Kerumunan Balap Lari Liar di Salatiga

Kompas.com - 16/09/2020, 13:52 WIB
Aparat Polres Salatiga membubarkan kerumunan massa balap lari liar. KOMPAS.com/ISTAparat Polres Salatiga membubarkan kerumunan massa balap lari liar.

SALATIGA, KOMPAS.com - Patroli Sat Sabhara Polres Salatiga membubarkan kerumunan massa di seputar Stadion Kridanggo pada Selasa (15/9/2020) sekitar 24.00 WIB.

Mereka terlibat dalam balap lari liar yang saat ini sedang marak dilakukan di beberapa kota.

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat mengatakan dalam pembubaran tersebut tidak ada yang diamankan.

"Kita menerima laporan dari masyarakat di sekitar Stadion Kridanggo ada keramaian dan langsung ditindaklanjuti oleh patroli skala besar dari anggota Polres Salatiga," jelasnya saat dihubungi, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Marak Balap Lari Liar di Semarang, Ganjar: Kalau Serius Berlari Tak Buatin Lomba

Kerumunan tersebut diperkirakan sekitar 100 orang dan beberapa di antaranya berteriak untuk memberikan semangat kepada para pelari.

"Ini kan berbahaya, mereka berkerumun di jalanan, selain membahayakan diri sendiri juga orang lain yang menggunakan jalan," kata Rahmad.

Selain itu, saat ini sedang masa pandemi sehingga dengan adanya kerumunan tersebut berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19.

"Sangat rawan penularan Covid-19 karena mereka berkerumun tanpa melakukan protokol kesehatan. Ini rawan menjadi klaster penyebaran virus corona, dan sesuai peraturan pemerintah tidak boleh melakukan pengumpulan massa dalam jumlah banyak," papar Rahmad.

Baca juga: Wali Kota Airin Bakal Sidak Titik-titik yang Jadi Lokasi Balap Lari Liar

"Kita tegas untuk membubarkan kerumunan yang sudah diluar kewajaran, di masa pandemi pukul 23.00 kok masih kumpul-kumpul. Ini patroli skala besar akan semakin digiatkan, semua sedang berupaya menurunkan penyebaran Covid-19, jangan malah kumpul-kumpul," tegas Rahmad.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Kenakan Pakaian Dinas dan Berkaraoke, Badan Kepegawaian: PNS Harusnya Bisa Jadi Contoh

Masih Kenakan Pakaian Dinas dan Berkaraoke, Badan Kepegawaian: PNS Harusnya Bisa Jadi Contoh

Regional
Seorang Pegawai BPN NTT Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat dari Luar Daerah

Seorang Pegawai BPN NTT Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat dari Luar Daerah

Regional
Orang yang Tertangkap Tak Kenakan Masker di Solo Didominasi Pendatang

Orang yang Tertangkap Tak Kenakan Masker di Solo Didominasi Pendatang

Regional
Polisi Sempat Tangkap 15 Mahasiswa Saat Demo 2 Tahun Peringatan Tewasnya Randi

Polisi Sempat Tangkap 15 Mahasiswa Saat Demo 2 Tahun Peringatan Tewasnya Randi

Regional
Masyarakat Diminta Tak Panik Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Geolog UGM: Bukan Prediksi

Masyarakat Diminta Tak Panik Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Geolog UGM: Bukan Prediksi

Regional
Hidup Penuh Berkah di Lereng Gunung Merapi

Hidup Penuh Berkah di Lereng Gunung Merapi

Regional
'Acara KAMI Dibubarkan karena Dianggap Tak Ada Izin, padahal Acara Internal, Hanya Ramah Tamah'

"Acara KAMI Dibubarkan karena Dianggap Tak Ada Izin, padahal Acara Internal, Hanya Ramah Tamah"

Regional
Anak 8 Tahun Diduga Dianiaya Orangtua, Mengaku Disiksa Pakai Tang

Anak 8 Tahun Diduga Dianiaya Orangtua, Mengaku Disiksa Pakai Tang

Regional
Fakta Acara Silaturahim KAMI Batal Digelar di Surabaya, Diblokade Massa hingga Dibubarkan Polisi

Fakta Acara Silaturahim KAMI Batal Digelar di Surabaya, Diblokade Massa hingga Dibubarkan Polisi

Regional
11 Napi yang Dipindahkan dari Cipinang ke Lapas Garut Positif Covid-19

11 Napi yang Dipindahkan dari Cipinang ke Lapas Garut Positif Covid-19

Regional
Sejumlah Artis Bakal Turun Gunung Bantu Adly Fayruz Kampanye di Karawang

Sejumlah Artis Bakal Turun Gunung Bantu Adly Fayruz Kampanye di Karawang

Regional
Melebihi Batas Kecepatan di Tol Pekanbaru-Dumai Akan Ditilang

Melebihi Batas Kecepatan di Tol Pekanbaru-Dumai Akan Ditilang

Regional
Detik-detik Seorang Nenek Tewas akibat Kebakaran, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Detik-detik Seorang Nenek Tewas akibat Kebakaran, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Regional
5 Fakta Buntut Konser Dangdut di Tegal, Kapolsek Dicopot, Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka

5 Fakta Buntut Konser Dangdut di Tegal, Kapolsek Dicopot, Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka

Regional
Viral Bocah 8 Tahun Dianiaya dan Dibuang, Orangtua Sebut Anaknya Nakal dan Sering Mencuri

Viral Bocah 8 Tahun Dianiaya dan Dibuang, Orangtua Sebut Anaknya Nakal dan Sering Mencuri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X