Rengge, Alat Tangkap Nelayan di Kaltim yang Jadi Penyebab Tertinggi Kematian Pesut

Kompas.com - 16/09/2020, 12:53 WIB
Dua ekor pesut mahakam saat tertangkap kamera di wilayah perairan Sungai Mahakam Kutai Kertanegara, Kaltim. Dok. RASI (Danielle Kreb)Dua ekor pesut mahakam saat tertangkap kamera di wilayah perairan Sungai Mahakam Kutai Kertanegara, Kaltim.

Perairan di sepanjang perkampungan Muara Wis dan sekitarnya terpasang kurang lebih tujuh rengge oleh nelayan setempat.

Anca bertugas mengontrol rengge-rengge tersebut.

“Kalau ada ( pesut) yang terjaring saya lepas,” kata dia.

Menurut Anca, perairan di sekitar kampungnya hidup sekitar 10 ekor pesut mahakam.

“Mereka (pesut) sering gerombolan ke hulu, ke hilir. Biasanya pagi dan sore. Bulan lalu (Agustus) kami ketemu tiga kali sekitar 10 ekor,” terang Anca.

Baca juga: Seekor Pesut Mahakam Ditemukan Mati di Perairan Kukar

Anca menyebut baru satu kali pesut terjerat rengge nelayan dan mati di perairan sekitarnya kampungnya.

“Sebelumnya tak pernah ada,” tutup dia.

Jadi Penyebab Kematian Tertinggi

Hasil identifikasi RASI penyebab kematian pesut di Sungai Mahakam beragam.

Hanya, sekitar 66 persen di antaranya mati terjerat rengge. Rengge jadi penyebab tertinggi.

Faktor lainnya tertabrak kapal sekitar 10 persen, diduga kena racun limbah sekitar 4 persen, dan lain-lain seperti terjebak daerah dangkal, proses kelahiran hingga kena setrum ikan hanya di bawah 3 persen.

“Saat ini jumlah pesut yang masih hidup di DAS Sungai Mahakam diperkiraan berkisar 80 – 81 ekor,” ungkap Peneliti RASI, Danielle Kreb.

Baca juga: Ramai soal Pesut Mahakam di Twitter, Apa Bedanya dengan Lumba-lumba?

Angka tersebut menurut Danielle terus merosot setiap tahunnya karena mati.

2018 merupakan tahun terburuk dalam 20 tahun terakhir dengan total pesut mati terbanyak yakni 11 ekor.

Pada 2019 ditemukan lima ekor lagi mati.

Total kematian sejak 1995 hingga Juni 2019 ditaksir mencapai 103 ekor dengan rata-rata 4 ekor setiap tahunnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

Regional
Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Regional
Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Regional
Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Regional
Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Regional
Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Regional
Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Regional
Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Regional
Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Regional
Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Regional
Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Regional
Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Regional
7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

Regional
Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Regional
Remaja 15 Tahun Ditangkap Setelah 16 Kali Mencuri, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu

Remaja 15 Tahun Ditangkap Setelah 16 Kali Mencuri, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X