Mantan Kades di Ciamis Terlibat 4 Kasus Korupsi, dari Dana Desa hingga Duit Setoran BPJS

Kompas.com - 16/09/2020, 11:42 WIB
Wakapolres Ciamis, Komisaris Hidayatullah menunjukkan barang bukti hasil korupsi dengan tersangka mantan kepala desa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, di halaman Mapolres, Rabu (16/9/2020). KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHAWakapolres Ciamis, Komisaris Hidayatullah menunjukkan barang bukti hasil korupsi dengan tersangka mantan kepala desa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, di halaman Mapolres, Rabu (16/9/2020).

CIAMIS, KOMPAS.com - Mantan Kepala Desa Nagarajaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berinisial AH (50), ditangkap polisi. AH diduga telah mengorupsi sejumlah dana bantuan saat menjabat sebagai kepala desa periode 2013-2019.

"Tersangka saat ini mantan kepala desa," jelas Wakapolres Ciamis, Komisaris Hidayatullah saat jumpa pers di halaman Mapolres, Rabu (16/9/2020).

Tersangka AH, lanjut Hidayatullah, diduga mengorupsi Dana Desa 2018, bantuan keuangan Pemkab Ciamis 2018, Bantuan Provinsi Jawa Barat 2018, uang pungutan Pajak Bumi Pangunan (PBB), dana pendapatan desa, dan iuran setoran BPJS Ketenagakerjaan.

"Penyidik telah memeriksa saksi dan ahli. Ada 35 saksi yang sudah diperiksa. Kerugian negara sebesar setengah miliar, atau Rp 510.945.271," jelas Hidayatullah.

Baca juga: Bio Farma Ungkap 2 Pendekatan Vaksin Covid-19 di Indonesia

Modus tersangka, jelas Hidayatullah, AH tidak melaksanakan seluruh kegiatan dana desa tahap dua tahun 2018 sebesar Rp 303 juta untuk pembangunan infrastruktur fisik.

Tersangka malah memerintahkan bendahara desa untuk mengalokasikan anggaran tersebut untuk membayar utang tersangka ke suplier material.

Tersangka juga memerintahkan bendahara desa untuk mengeluarkan anggaran Bantuan Provinsi 2018 sebesar Rp 90 juta. Dana tersebut dipakai untuk kepentingan pribadi tersangka, untuk membayar hutang.

"Anggaran tersebut seharusnya untuk pembangunan infrastruktur secara fisik di desanya," jelas Hidayatullah.

Baca juga: Video Viral, Angkot Tabrak Polisi sampai Terseret 5 Meter dan Bergelantungan di Kaca Depan

Dana korupsi dipakai untuk kepentingan pribadi

Selain itu, lanjut Hidayatullah, tersangka memerintahkan bendahara desa untuk mengeluarkan uang Pajak Bumi dan Bangunan sebesar Rp 25 juta.

Uang itu dipakai untuk pinjaman pribadi tersangka dan pembayaran hutang atas perintah mantan kades ini.

Lebih lanjut, kata Hidayatullah, tersangka meminta bendahara desa menarik anggaran pendapatan desa yang bersumber dari sewa tower salah satu provider pada tahun 2018 sebesar Rp 72 juta.

Dana ini digunakan untuk kepentingan operasional pribadi tersangka dan membayar utang.

"Sedangkan anggaran tersebut belum ditetapkan dalam perubahan APBDesa 2018," kata Hidayatullah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Regional
Dengar Kabar Akan Ada Unjuk Rasa, Belasan Pedagang Gelar Lapak Jualan

Dengar Kabar Akan Ada Unjuk Rasa, Belasan Pedagang Gelar Lapak Jualan

Regional
Ini Pengakuan Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Ini Pengakuan Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Libur Panjang di Kota Bandung

Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Libur Panjang di Kota Bandung

Regional
Seluruh Penumpang Pesawat Tersangkut Layangan Dipastikan Selamat, Tak Ada Kerusakan

Seluruh Penumpang Pesawat Tersangkut Layangan Dipastikan Selamat, Tak Ada Kerusakan

Regional
Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Regional
Libur Panjang Cuti Bersama, ASN Pemkot Denpasar Dilarang Keluar Kota

Libur Panjang Cuti Bersama, ASN Pemkot Denpasar Dilarang Keluar Kota

Regional
Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Regional
Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Regional
Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Regional
'Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah'

"Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah"

Regional
Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Regional
2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

Regional
Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Regional
Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X