Saat Anak Mantan Bupati Barru Gugur Pilkada karena Narkoba

Kompas.com - 16/09/2020, 08:30 WIB
Ilustrasi pilkada KOMPAS/TOTO SIHONOIlustrasi pilkada
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - KPU Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan mengugurkan salah satu bakal calon wakil bupati, Andi Mirza Riologi karena dinyatakan positif narkoba saat tes kesehatan.

Penetapan KPU tersebut disampaikan saat rapat pleni di kantor KPU Barru pada pada Senin (14/9/2020).

Andi Mirza adalah pasangan calon bupati petahana, Suardi Soleh.

Andi adalah anak mantan Bupati Baru Andi Idris Syukur yang sempat ditahan karena kasus suap pada tahun 2017 silam.

Baca juga: Digugurkan KPU Barru karena Positif Narkoba, Andi Mirza Digantikan Purnawirawan Polisi

Kala itu, Idris dinyatakan bersalah karena menerima gratifikasi dan dihukum penjara selama 4 tahun 6 bulan. Saat sang bupati ditahan, Wakil Bupati Barru Suardi Saleh dilantik menjadi Bupati Barru.

Pada Pilkada 2020, Suardi Saleh berpasangan dengan anak Idris Syukur yakni Andi Mirza Riologi.

Namun rencana tersebut gagal karena Andi dianggap tak memenuhi syarat (TMS) karena dinyatakan positif narkoba.

Baca juga: Positif Narkoba, Bakal Calon Wakil Bupati Barru Digugurkan KPU

"Sesuai hasil tes kesehatan 3 pasang bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Barru, satu bakal calon wakil bupati digugurkan karena tidak memenuhi syarat (TMS)."

"Ia adalah pasangan dari balon Bupati Suardi Saleh, yakni balon Wakil Bupati Andi Mirza Riogi," kata Ketua KPU Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Syarifuddin Ukkas, Senin (14/9/2020).

KPU kemudian memberikan waktu 3x24 jam untuk partai politik mengganti pasangan calon sesuai dengan peraturan KPU Nomor 1 dan Nomor 6.

"Kami memberikan waktu kepada partai pengusung untuk mengganti bakal calon wakil bupatinya. Namun kejadian itu tidak bisa merubah proses tahapan pilkada Kabupaten Barru" jelasnya.

Baca juga: Enam Paslon Pilkada di Jateng Lawan Kotak Kosong, Pengamat: Preseden Buruk Demokrasi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Palembang Ramai-ramai Berburu Janda Bolong, Pedagang Untung Besar

Warga Palembang Ramai-ramai Berburu Janda Bolong, Pedagang Untung Besar

Regional
Gubernur Papua Barat: Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Tenaga Medis Bekerja Tak Kenal Lelah

Gubernur Papua Barat: Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Tenaga Medis Bekerja Tak Kenal Lelah

Regional
Pendatang Tak Pakai Masker di Solo, Siap-siap Bersihkan Sungai 30 Menit

Pendatang Tak Pakai Masker di Solo, Siap-siap Bersihkan Sungai 30 Menit

Regional
Beraksi Sendiri, Ini Motif Pelaku Mencoret Mushala dan Merobek Al Quran

Beraksi Sendiri, Ini Motif Pelaku Mencoret Mushala dan Merobek Al Quran

Regional
Polisi Tangkap Driver Ojol yang Bawa Lari Tas Berisi Pistol Saat Menolong Anggota Kecelakaan

Polisi Tangkap Driver Ojol yang Bawa Lari Tas Berisi Pistol Saat Menolong Anggota Kecelakaan

Regional
Kronologi Driver Ojol Bawa Lari Tas Berisi Pistol Saat Menolong Polisi yang Mengalami Kecelakaan

Kronologi Driver Ojol Bawa Lari Tas Berisi Pistol Saat Menolong Polisi yang Mengalami Kecelakaan

Regional
Kandidat Tuan Rumah Piala Dunia U20, 3 Venue Jakabaring Direnovasi

Kandidat Tuan Rumah Piala Dunia U20, 3 Venue Jakabaring Direnovasi

Regional
Ojol Korban Order Fiktif di Semarang Kini Bisa Tersenyum Lebar

Ojol Korban Order Fiktif di Semarang Kini Bisa Tersenyum Lebar

Regional
Terjadi Penolakan, Acara KAMI di Karawang Dibubarkan

Terjadi Penolakan, Acara KAMI di Karawang Dibubarkan

Regional
Keluarga Mengamuk di Rumah Sakit, Ingin Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Keluarga Mengamuk di Rumah Sakit, Ingin Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Pelaku Vandalisme di Tangerang Lakukan Aksi Perusakan di 2 Mushala

Pelaku Vandalisme di Tangerang Lakukan Aksi Perusakan di 2 Mushala

Regional
Kasus Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 4 Saksi Dikenakan Wajib Lapor

Kasus Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 4 Saksi Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Kasus Anak yang Mengaku Disiksa Pakai Tang, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Anak yang Mengaku Disiksa Pakai Tang, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Regional
Kota Malang Berubah Jadi Zona Oranye dari Merah, Angka Kematian Masih Tinggi

Kota Malang Berubah Jadi Zona Oranye dari Merah, Angka Kematian Masih Tinggi

Regional
Bawaslu Temukan Ribuan Pemilih Ganda di DPS Pilkada Demak

Bawaslu Temukan Ribuan Pemilih Ganda di DPS Pilkada Demak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X