Tak Terima Anak Remajanya Pulang Malam dengan Pemuda yang Baru 4 Hari Dikenal, Keduanya Dinikahkan

Kompas.com - 16/09/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi menikah ShutterstockIlustrasi menikah

KOMPAS.com- Seorang remaja perempuan di Lombok Tengah berinisial NH (12) dinikahkan oleh kedua orangtuanya dengan pemuda sebaya yang baru dikenal selama 4 hari.

Penyebabnya, NH pulang malam setelah bepergian dengan pemuda berinisial S itu.

Hal tersebut membuat orangtua remaja perempuan tak terima.

"Awalnya dia (S) ngajak main keluar di NH, waktu pulang pada magrib itu, bapaknya si perempuan tidak terima dan menyerahkan kepada kami (keluarga laki) untuk dikawinkan," tutur Mahrun, paman dari S.

"Kita sudah bilang baik-baik karena terlalu muda, tapi dia (ayah NH) tetap ngotot, dan akan bertanggung jawab nanti jika terjadi apa-apa," lanjut Mahrun.

Keduanya akhirnya menikah pada Sabtu (12/9/2020) di mushala tanpa sepengetahuan Kantor Urusan Agama (KUA).

Baca juga: Sepasang Remaja Berusia 15 Tahun dan 12 Tahun Dinikahkan karena Pulang Malam

Baru kenal 4 hari, laki-lakinya berprofesi penjual perabot rumah tangga

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Pasangan itu rupanya baru saja mengenal satu sama lain. Mereka baru berkenalan selama empat hari dan langsung diminta menikah.

NH mengatakan, dirinya mengetahui sosok S usai dikenalkan oleh temannya.

S berprofesi sebagai penjual perabot rumah tangga. Pemuda itu tak melanjutkan sekolahnya setelah tamat SD.

"Dikenalkan sama teman sekolah, empat hari saya kenal dia, terus saling chattingan dan jadian," kata NH, Selasa (15/9/2020).

Baca juga: Sepasang Remaja Dinikahkan karena Pulang Malam, Pernikahan Tak Diketahui KUA

 

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
Pulang malam, dinikahkan

Usai berkenalan, S mengajak kekasihnya NH berkencan ke tempat wisata abangan.

Namun, NH dan S pulang malam dan membuat kedua orangtua NH tak terima.

Orangtua perempuan itu kemudian memaksa keduanya menikah.

Pernikahan tersebut berlangsung tanpa sepengetahuan Kantor Urusan Agama (KUA). Alasannya, keluarga perempuan tak mau acara itu dibatalkan.

Baca juga: Remaja 15 dan 12 Tahun yang Dinikahkan karena Pulang Malam Baru Kenal 4 Hari

Berharap hidup bahagia

Ilustrasi menikah.SHUTTERSTOCK Ilustrasi menikah.
S mengatakan, akan berusaha bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan hidup istrinya.

Ia berharap pernikahannya dengan NH akan berujung bahagia.

"Setelah ini saya akan bekerja keras, harapan bisa hidup bahagia," tutur S.

"Rasanya lega bisa menikah, saya ikhlas, bahagia," lanjut dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Lombok Tengah Idham Khalid | Editor: Dheri Agriesta, David Oliver Purba)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Regional
Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X