GOR di Bandar Lampung Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya

Kompas.com - 15/09/2020, 23:17 WIB
Ilustrasi kebakaran SHUTTERSTOCKIlustrasi kebakaran


LAMPUNG, KOMPAS.com - Seseorang yang diduga mengalami gangguan jiwa diamankan aparat kepolisian lantaran diduga menjadi penyebab kebakaran di GOR Saburai, Bandar Lampung.

GOR Saburai yang berada di Kelurahan Enggal itu terbakar pada Selasa (15/9/2020) sore.

Diduga kebakaran terjadi setelah api merambat dari pembakaran sampah di lokasi gedung yang sedang dalam proses renovasi itu.

Baca juga: Pencuri Ini Cuma Pakai Celana Dalam Saat Beraksi, Ini Alasannya

Setelah kebakaran bisa ditangani, beberapa petugas terlihat menggiring satu orang berpakaian lusuh dan rambut gimbal dari samping gedung.

Diduga, orang dengan gangguan jiwa itu yang membakar tumpukan sampah dan kayu sehingga api menyebar dan membakar gedung.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu diketahui telah hampir sebulan tidur dan beraktivitas di lokasi tersebut.

Galih (34) warga yang tinggal di seberang GOR Saburai mengatakan, pria tersebut sudah sejak Selasa pagi terlihat sedang membakar tumpukan sampah di lokasi gedung.

"Tadi pagi dia kelihatan mau bakar sampah, terus diteriaki sama yang jaga gedung, dia lari," kata Galih di lokasi, Selasa.

Baca juga: 4 Perempuan Mencuri Uang Pembeli di Toko Emas, Begini Modusnya

Galih mengatakan, pria yang diduga mengalami gangguan jiwa itu terlihat sedang berdiam di samping gedung saat kebakaran terjadi.

"Orangnya diam di pojokan tadi pas kebakaran. Kayaknya sih dia akhirnya ngebakar lagi. Mungkin karena anginnya kencang, apinya jadi nyamber," kata Galih.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung, M Rizky mengatakan, kebakaran bisa dengan mudah ditangani.

"Lokasinya tempat terbuka, jadi mudah ditangani sebelum api terlalu membesar. Kami kerahkan tujuh unit mobil pemadam," kata Rizky.

Rizky menambahkan, kondisi bangunan memang sedang dalam renovasi, sehingga banyak material yang mudah terbakar seperti kayu.

"Kami masih tunggu penyelidikan polisi. Info di lapangan memang ada yang bilang karena orang gila. Tapi kita tunggu saja hasil dari kepolisian," kata Rizky.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Regional
Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Regional
Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X